Syarat Maklon Kosmetik

Syarat Maklon Kosmetik

Syarat Maklon Kosmetik itu apa? Apa syarat jasa maklon kosmetik di perusahaan anda? Itu adalah beberapa pertanyaan yang seringkali ditanyakan oleh calon customer pengguna jasa maklon kosmetik. Beberapa industri manufaktur atau pabrikasi produk kecantikan seperti kosmetik mengklaim bahwa syarat pengurusan syarat jasa maklon perusahaan/pabrik maklon pembuatan kosmetik berizin BPOM dan halal LP POM MUI itu mudah. Namun, ada baiknya ada melakukan verifikasi langsung dengan melakukan komunikasi intensif untuk membicarakan pengurusan syarat maklon kosmetik secara lebih detail.

Perhatikan juga harga biaya jasa maklon kosmetik. Jangan mudah tergiur dengan angka rupiah yang murah. Apakah dengan biaya yang murah tersebut sudah mencakup biaya pengurusan jasa maklon produk kecantikan ke badan sertifikasi produk seperti Badan POM dan LP POM MUI? Anda perlu menanyakan secara langsung mengenai hal ini.

Syarat Maklon Kosmetik harus dipenuhi oleh pihak yang memesan jasa maklon pembuatan kosmetik, termasuk jika anda memesan produk kosmetik dan sabun kecantikan di PT. Adev Natural Indonesia. Namun, Anda jangan kuatir karena syarat maklon kosmetik di perusahan pembuat kosmetik tersebut mudah. Biaya maklon kosmetik juga murah.

Syarat Maklon Kosmetik Syarat Jasa Maklon Kosmetik dan Sabun di ADEVNatural-Indonesia

Letak Syarat Maklon Kosmetik dalam Proses Kerjasama Jasa Maklon (Contract Manufacturing)

Mari kita pahami dulu konsep jasa maklon dengan ilustrasi berikut. Jika anda membeli suatu produk pabrikan, baik itu di pasar tradisional maupun market swalayan atau supermarket dan anda melih kemasannya, mungkin anda menjumpai tulisan seperti berikut:

Produk PQRS

Diproduksi oleh : PT. DEF

Untuk : PT. GHI

Didistribusikan oleh : PT. LMN

Kerjasama diantara perusahaan yang berbeda-beda tersebut dapat difahami sebagai konsep maklon, yaitu kerjasama (contract) antara perusahaan pabrikan ( industry manufacturer) dengan pemilik merek atau brand suatu produk . Keuntungan dari jenis kejasama ini adalah pemilik merek bisa lebih fokus mengelola dan mengembangkan merek-nya, sedangkan urusan produksi atau penyediaan produk menjadi tanggung jawab industri pabrikan (manufacturer).

Jadi anda jangan heran dengan adanya satu perusahaan tapi bisa memiliki banyak merek. Hal tersebut dimungkinkan dengan pelaksanaan konsep jasa maklon ini.Dengan demikian, masalah produksi memerlukan modal yang tidak sedikit dapat teratasi (problem solved). Modal tersebut diperlukan untuk untuk membangun pabrik, merekrut dan memberdayakan karyawan, memasarkan produk, urusan utilitas pabrik dan lain sebagainya.

Konsep jasa maklon ini banyak dijalankan dalam dunia bisnis kosmetik, produksi sabun seperti sabun kecantikan herbal, industri suplemen, industri makanan dan minuman. Kita ambil contoh industri manufaktur produk kosmetik. Katakanlah dalam urusan penyediaan kemasan dalam bentuk botol atau pot kosmetik, maka perusahaan kosmetik mungkin saja akan mensubkontakkan penyediaan kemasan tersebut ke perusahaan yang ahli dalam produksi kemasan. Hal tersebut menjadi keuntukngan dan spesialisasi perusahaan kosmetik pada pengembangan produknya dapat lebih terjaga, jika dibandingkan harus memproduksi kemasan botol sendiri.

Baca juga:   Maklon Kosmetik Body Scrub

Tata Cara Kerjasama Maklon Kosmetik (Contract Manufacturing of Cosmetics Product) dan kaitannya dengan Syarat Maklon Kosmetik

Berikut adalah skema umum yang ada di perusahaan maklon kosmetik. Namun demikian, antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya akan berbeda aturan dan mekanisme detailnya.

  1. Pembangkitan ide (Idea generating). Ide tentang produk dapat berasal dari penyedia jasa maklon (vendor) ataupun berasal dari pengguna jasa maklon (pemakloon) atau malah dapat berasal dari brainstorming bersama diantar keduanya.
  2. Perancangan konsep produk (baca tentang bauran pemasaran: segmentation, targeting and promotion). Setiap produk memiliki segmen market tersendiri. Jika segmen tersebut belum ada, maka anda harus melakukan edukasi terlebih dulu terhadap produk anda sehingga mereka sadar dan merasa perlu dengan produk anda
  3. Perancangan fisik produk seperti logo, bentuk dan warna kemasan, merek/merk/brand, bentuk dan warna produk
  4. Kalkulasi biaya. Untuk mewujudkan ide menjadi nyata diperlukan biaya. Cek lagi apakah pabrikan anda mensyaratkan jumlah minimal order terhadap produk? Apakah biayanya mencakup biaya pengurusan sertifikasi produk ke lembaga seperti BPOM dan LP POM MUI
  5. Penandatanganan kerjasama maklon atau Kontrak Manufakturing (Contract Manufacturing)
  6. Pembuatan atau produksi produk yang disepakati dalam kontrak. Dalam tahapan akhir proses produksi biasanya akan ada pengawasan mutu atau kualitas oleh bagian quality control atau quality assurance.
  7. Pengemasan produk (Packing)
  8. Pengiriman (Delivery) produk ke pengguna jasa maklon

Sebelum menyimak apa saja syarat menggunakan jasa maklon kosmetik, mari kita simak artikel tentang produk kosmetik aman dan halal.

Syarat Maklon Kosmetik

Jaminan Kosmetik yang Aman dan Halal dari Luar Negeri Sama dengan MUI? Ini Jawabannya!

Kosmetik yang aman dan halal sangat dianjurkan bagi kaum muslimah Indonesia. Namun, tidaklah mudah mengenali produk kecantikan yang halal dan aman. Terlebih, untuk produk kosmetik dari luar negeri. Anda tetap harus waspada dengan produk luar negeri, namun juga tidak perlu antipati. Tidak selamanya produk luar negeri haram dan tidak semuanya halal. Setiap negara juga mempunyai lembaga yang menyaring produk kosmetik halal. Hanya saja, apakah standar yang mereka gunakan sama seperti standar yang ditetapkan MUI? Oleh karena itu, pengetahuan tentang sertifikasi dari lembaga halal luar negeri menjadi wajib untuk Anda miliki.

  1. Langkah Awal Memilih Kosmetik yang Aman dan Halal

Syarat maklon kosmetik – Sebagai konsumen, ada beberapa langkah awal yang perlu Anda terapkan saat kan menggunakan suatu produk kosmetik untuk menjamin keamanan dan kehalalannya. Langkah-langkah tersebut antara lain:

  1. Mengecek legalitas produk. Untuk produk dalam negeri, jelas harus ada logo halalnya. Sedangkan, untuk produk luar negeri, tidak selamanya logo lembaga terkait dicantumkan dalam kemasan. Untuk itu, Anda perlu riset lebih lanjut tentang produk tersebut. Sumber internet bisa menjadi acuan Anda.
  2. Mengecek komposisi bahan pada kemasan. Produk dengan bahan haram jelas harus Anda hindari, seperti plasenta atau gliserin turunan hewan. Sedangkan, bahan dari tanaman atau herbal lebih aman untuk Anda gunakan.
  3. Mengecek nama dan alamat produsen. Sebuah perusahaan tidak akan mempertaruhkan namanya untuk memproduksi kosmetik tidak berkualitas. Oleh karena itu, akan lebih aman jika Anda menggunakan produk kecantikan yang mencantumkan nama serta alamat produses secara lengkap.
  4. Standar MUI tentang Kehalalan Suatu Produk
Baca juga:   Maklon Perawatan Tubuh: Perkembangan Jasa Bisnis Maklon dan Tips Perawatan Tubuh

Jika produk dalam negeri menyandarkan dasar kehalalannya pada label Halal yang diberikan LP POM MUI, lalu bagaimana dengan produk luar negeri? Apakah produk yang berlabel halal bukan dari MUI juga masih terjamin kehalalan dan keamanannya? Menurut salah satu pengurus di LPPOM MUI, kewenangan memberikan pencantuman halal hanya pada BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Namun, MUI telah merekomendasikan beberapa lembaga sertifikasi halal dunia yang diakui dan mempunyai standar sama.

Adapun beberapa jenis produk yang dijadikan dasar standar sertifikasi MUI adalah pemotongan hewan atau penjagalan (HAS 23103), bahan-bahan halal (HAS 23201), industri pengemasan (HAS 23101), restoran (HAS 23102), dan katering (HAS 23104).

  1. Beberapa Lembaga Sertifikasi Halal yang Diakui MUI

Di luar negeri, terdapat banyak lembaga sertifikasi keamanan dan kehalalan produk kosmetik. Salah satu contohnya Malaysia dengan Standards Malaysia. Secara keseluruhan, dari 23 negara di dunia, terdapat 42 lembaga sertifikasi halal yang diakui MUI. Lembaga-lembaga tersebut antara lain Majelis Ugama Islam Singapore, Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), Office Muslim Affair (OMA), Filipina, The Central Islamic Comittee of Thailand (CICOT), dan sebagainya.

Semua produk yang sudah mendapatkan sertifikasi dari lembaga-lembaga tersebut, juga akan dilengkapi label Halal dari Indonesia karena mempunyai standar halal yang sama. Sedangkan, untuk produk dengan lembaga sertifikasi yang tidak diakui MUI, mempunyai standar halal yang berbeda dengan Indonesia. Baca artikel tentang syarat maklon kosmetik.

Untuk bisa diakui MUI, ada beberapa syarat yang harus dimiliki lembaga-lembaga sertifikasi luar negeri tersebut, antara lain:

  1. Mempunyai kantor permanen.
  2. Mempunyai sumber daya manusia yang memadai.
  3. Bernaung di bawah organisasi Islam.
  4. Mempunyai tim auditor yang bertugas menguji kehalalan produk.
  5. Mempunyai tim komisi fatwa yang bertugas memutuskan suatu produk halal atau haram.

Semua syarat dan standar yang diberlakukan MUI tersebut tidak lebih untuk semakin menjamin keamanan bagi kaum muslimah di Indonesia agar selalu bisa menggunakan kosmetik yang aman dan halal.

Itulah tadi artikel tentang syarat maklon kosmetik. Untuk lebih detail dan syarat maklon kosmetik terbaru, silakan menghubungi kami melalui laman kontak.

Tags:

Maklon Kosmetik Kota Bogor Jawa Barat, apa saja syarat untuk Produk makloon, Apa itu maklon kosmetik?, cara maklon pt adev, https://adevnatural com/syarat-maklon-kosmetik/, modal yang dibutuhkan untuk sebuah maklon kosmetik, product yg dibuat pt adev, syarat desain maklon kosmetik, syarat pabrik kosmetik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *