Pembuatan Sabun: Bahan, Cara dan Proses Saponifikasi

Pembuatan Sabun: Alat, Bahan, Cara dan Proses Saponifikasi

Pembuatan Sabun yang meliputi bahan, cara pembuatan dan proses saponifikasi akan diulas dalam artikel ini. Bagi anda yang akan sedang belajar membuat sabun karena tugas dari guru/dosen (laporan praktikum, makalah), melakukan penelitian/eksperimen dan review jurnal untuk mengerjakan tugas akhir (karya ilmiah), atau anda akan menekuni bisnis pembuatan sabun (sabun mandi, sabun zaitun, sabun herbal, dll) silakan simak artikel ini. Bahasan dalam artikel ini adalah:

  1. Sejarah pembuatan sabun
  2. Dasar teori pembuatan sabun
  3. Alat dan bahan (formula) pembuatan sabun
  4. Cara dan proses reaksi pembuatan sabun yang dilengkapi dengan diagam alir
  5. Hasil samping dalam pembuatan sabun

Berikut rincian dari topik bahasan di atas.

Sejarah Pembuatan Sabun

Sejarah pembuatan sabun bermula dari Bangsa Romawi kuno yang mulai membuat sabun sejak 2300 tahun yang lalu dengan memanaskan campuran lemak hewan dengan abu kayu. Selanjutnya pada abad 16 dan 17 di Eropa sabun hanya digunakan dalam bidang pengobatan. Barulah menjelang abad 19 penggunaan mulai sabun meluas. Orang tua zaman dahulu kadang menggunakan lerak untuk membuat sabun. Baca juga sejarah sabun.

Sabun adalah salah satu kelengkapan mandi yang wajib ada di dalam kamar mandi. Hampir semua orang mempunyai sabun mandi dirumahnya dan hampir semua orang bisa dipastikan selalu menggunakan sabun mandi ketika ia hendak mandi. Fungsi utama dari sabun mandi adalah untuk membersihkan diri dari berbagai macam kotoran dan kuman. Karena mempunyai fungsi atau peranan yang begitu penting pasti setiap orang akan membutuhkannya. Fungsi dasar sabun yang awalnya hanya untuk membersihkan badan, saat ini telah bergeser dan lebih dari sekedar pembersih kotoran badan. Mungkin anda mengenal sabun kecantikan.

Dasar Teori Pembuatan Sabun

Sejatinya sabun adalah garam yang merupakan hasil reaksi saponifikasi antara asam lemak dengan alkali/basa. Reaksi asam dan basa disebut juga dengan penetralan, sedangkan nilai pH nya bergantung pada jenis asam atau basa yang digunakan dalam reaksi (wikipedia):

  • Jika asam atau basa bersifat sama lemah atau sama kuat maka garam yang dihasilkan akan ber pH netral (sekitar 7).
  • Jika asam kuat dan basa lemah yang digunakan maka garam yang dihasilkan akan memiliki pH di bawah tujuh (cenderung asam)
  • Jika asam lemah dan basa kuat yang digunakan, maka akan dihasilkan garam yang memiliki nilai pH di atas 7 (cenderung basa)

Dalam kasus pembuatan sabun, jenis asam yang digunakan adalah asam lemak, baik hewani maupun nabati. Asam lemak tersebut umumnya dikategorikan sebagai asam yang bersifat lemah. Anda dapat menjumpai asam lemak tersebut dalam minyak goreng (frying oil), minyak kelapa (coconut oil), minyak sawit (palm oil), minyak jarak (ricinnus oil), lemak sapi, lemak babi (haram bagi umat Islam), dll. Minyak merupakan bahan alami dalam pembuatan sabun.

Untuk basa/alkali yang digunakan dalam pembuatan sabun adalah bahan kimia berupa NaOH (Natrium atau Sodium hidroksida) atau KOH (Potassium or Kalium Hidroksida) yang bersifat kuat (pH nya diatas 10). Bahan kimia ini bersifat higroskopis (mudah menyerap air dan korosif (menyebabkan karat). Oleh karenanya perlu berhati-hati menggunakan bahan kimia ini.

Sabun hasil reaksi antara asam lemak dengan NaOH dan KOH berbeda. Jika menggunakan NaOH akan dihasilkan sabun yang teksturnya keras, lazim dikenal dengan sebutan sabun padat atau sabun batang. Jika menggunakan KOH akan dihasilkan sabun cair/krim, tergantung tingkat pengenceran yang digunakan.

Teknik/Metode Pembuatan Sabun

Ada 3 teknik/metode pembuatan sabun yang umumnya dikenal, yaitu:

  1. Cold Process. Metode pembuatan sabun ini tidak memerlukan tambahan panas dari luar reaktor seperti dari kompor. Bahkan terkadang suhu tinggi dihindari dalam reaksi saponifikasi dengan menggunakan reaktor yang dibalut dengan es. Umumnya dilakukan di dalam proses pembuatan sabun susu.
  2. Hot Process. Penambahan panas dari luar reaktor dilakukan dalam proses ini. Terutama, jika menggunakan bahan yang memerlukan suhu dalam pelelehan dan penyempurnaan reaksi seperti asam stearat.
  3. Melt and Pour. Metode termurah dalam pembuatan sabun. Sabun setengah jadi dilelehkan, tambahkan pewarna atau pewangi, dan cetak. Jadilah sabun.

Cara Kerja Sabun dalam Membersihkan Kotoran dari Kulit

Sabun merupakan bahan pembersih yang tersusun atas komponen utama (bahan dasar) berupa minyak dan larutan alkali (air plus alkali). Bisa dikatakan bahwa sabun adalah campuran antara minyak-air (hidrofobik-hidrofilik) yang stabil. Lalu bagaimana mekanisme sabun dalam membersihkan kotoran? Cara kerja sabun dalam membersihkan kotoran tergolong unik. Kotoran yang umumnya berupa partikel lemak, keringat, dan debu yang menempel di permukaan kulit akan terikat pada bagian hidrofobik dan akan terbilas pada saat disiram dengan air.

Kelengkapan Keselamatan dalam Pembuatan Sabun (Safety Gear)

  • Pelindung mata
  • Sarung tangan
  • Baju kerja lengan panjang
  • Penutup rambut, bagi wanita

 

Alat dan bahan (formula) pembuatan sabun

Bagi anda yang kreatif ingin membuat sabun sendiri dirumah, disini saya akan memberikan daftar beberapa alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun transparan. Pada prinsipnya pembuatan sabun lainnya seperti sabun cair, sabun colek, sabun cuci piring, sabun transparan dan sabun herbal adalah sama, terdiri dari bahan baku dan bahan tambahan. Setiap bahan dalam pembuatan sabun memiliki fungsi tertentu.

Alat dan Bahan Membuat Sabun Transparan

Bahan dasar/baku pembuatan sabun
  • Larutan NaOH ( NaOH dan air suling)
  • Minyak kelapa, minyak jarak, serta minyak sawit/minyak goreng

Anda dapat memodifikasi jenis minyak, apakah menggunakan satu jenis minyak ataupun kombinasi beberapa jenis minyak. Hal tersebut bergantung pada spesifikasi sabun yang diinginkan dan budget anda dalam membuat sabun.

Bahan tambahan pembuatan sabun
  • Alcohol
  • Larutan Gula, pewarna makanan, pengharum/fragrance,
  • pengatur pH
  • Indikator pH (universal indicator atau indikator phenolphtalein)

Alat pembuatan sabun

  • Timbangan/Neraca
  • Panci/reaktor
  • Gelas transparan
  • Pengaduk/mixer
  • Spatula
  • Cetakan

Serupa dengan bahan utama, anda pun juga dapat memodifikasi jenis dan jumlah bahan herbal dalam resep sabun anda. Anda dapat menambahkan lidah buaya organik, minyak zaitun, gliserin, rumbut laut, vitamin C dan sereh wangi. Sabun transparan cocok diproduksi untuk industri rumahan.

 

Cara pembuatan sabun yang dilengkapi dengan diagam alir

  • Tuangkan atau masukkan larutan NaOH ke dalam air yang sudah di suling.
  • Campurkan minyak kelapa, minyak kelapa sawit serta minyak jarak selanjutnya panaskan pada suhu di atas 50 drajat celcius.
  • Setelah larutan alkali turun hingga 50 drajat celcius selanjutnya campurkan minyak yang sudah didihkan tadi.
  • Panaskan sabun sampai proses akhir sponisasi. Setelah itu cek PH – nya. Jika sudah sesuai selanjutnya campurkan gliserin serta alcohol kedalam panci.
  • Diamkan campuran ini hingga 30 menit, sampai suhu pada sabun turun hingga 30 drajat celcius. Jangan lupa pada proses ini tutup wadah jangan sampai terbuka, hal ini bertujuan agar alcohol pada larutan ini tidak menguap.
  • Siapkan larutan gula. Saya sarankan agar anda menyiapkan larutan gula sebanyak 2, karena nantinya pasti akan dibutuhkan untuk penyesuaian transparansi.
  • Setelah itu campurkan larutan gula kedalam sabun dan aduk hingga merata.
  • Test transparasi sabun dengan menggunakan gelas.
  • Apabila sabun masih terlihat buram atau kurang transparan maka tambahkan lagi larutan gulanya.
  • Setelah proses transparasi dirasa cukup, hal selanjutnya adalah tambahkan aroma pewangi serta pewarna makanan kedalam adonan sabun
  • Kemudian tuangkan adonan sabun ke dalam cetakan yang sudah disiapkan, jangan sampai ada gelembung yang muncul. Setelah itu masukkan cetakan kedalam lemari es hingga 2 jam.
  • Setelah 2 jam keluarkan cetakkan dari lemari es, selanjutnya diamkan sabun selama 1 minggu. Setelah itu baru bisa dipakai untuk mandi.

Baca juga tahapan cara membuat sabun yang disertai gambar. Cek juga cara membuat kerajinan dari sabun berbentuk ikan dan bunga. Bentuk tersebut dapat anda modifikasi hiasan menjadi bentuk boneka atau cupcake. Cocok untuk prakarya siswa yang kreatif. Berikut adalah contoh gambar diagram alir pembuatan sabun.

diagram alir pembuatan sabun

Gambar . Diagram alir pembuatan sabun

Proses dan Reaksi Kimia dalam Pembuatan Sabun

Kata saponifikasi atau saponify memiliki makna membuat sabun yang diambil dari bahasa Latin yaitu sapon yang diartikan sabun dan digabungkan dengan akhiran –fy adalah akhiran dalam bahasa Inggris yang berarti membuat. Berikut adalah ilustrasi pembuatan sabun dalam bentuk gambar.

Pembuatan Sabun: Bahan, Cara dan Proses Saponifikasi

Gambar. Ilustrasi/diagram reaksi saponifikasi

Reaksi saponifikasi antara trigliserida dan basa kuat menghasilkan produk berupa sabun dan gliserol. Proses saponifikasi dalam pembuatan sabun melibatkan lemak hewan (tallow) atau minyak. Minyak tersusun atas asam lemak (fatty acid) yang terdiri dari rantai hidrokarbon panjang (C-12 sampai C18) yang berikatan membentuk gugus karboksil. Asam lemak rantai pendek jarang digunakan karena menghasilkan sedikit busa. Reaksi saponifikasi tidak lain adalah hidrolisis basa suatu ester dengan alkali (NaOH, KOH).

Sabun Madu

Hasil Samping dalam Pembuatan Sabun

Selain garam berupa sabun, dalam reaksi saponifikasi juga dihasilkan gliserin. Dalam industri pembuatan sabun skala besar, gliserin yang berlebih umumnya dipisahkan dari sabun karena gliserin memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Sebagai humektan atau pelembab, gliserin banyak digunakan pada produk kecantikan lainnya seperti moisturizer, cream, dan lotion. Gliserin akan mempertahankan air terikat pada kulit dan tidak mudah menguap karena cuaca panas.

Nah itulah tadi ulasan mengenai alat, bahan serta cara membuat sabun transparan sendiri dirumah, cukup mudah bukan. Semoga dengan artikel saya ini bisa memberi manfaat serta menambah pengalaman anda. Selamat mencoba !!

Tags:

proses pembuatan sabun, proses pembuatan produk pembersih sabun, tahap pembuatan produk pembersih, proses pembuatan produk pembersih, bahan pembuatan sabun, teknik pembuatan sabun, material sabun, https://adevnatural com/pembuatan-sabun-bahan-cara-dan-proses-saponifikasi/, diagram alir pembuatan sabun, bahan sabun, proses pembuatan sabun secara singkat, alat pembuat sabun, diagram alir proses pembuatan sabun, bahan dasar sabun, alat dan bahan membuat sabun, bahan pembuat sabun, proses pembuatan sabun dari kelapa sawit, cara membuat sabun wortel, proses pembuatan iklan sabun mandi, menjelaskan pembuatan sabun