fbpx

Sejarah Sabun dan Penemu Teknologi Pembuatan Sabun Lengkap

Sejarah sabun dimulai sejak bahan dasar pembuatan sabun ditemukan. Kapan sabun ditemukan pertama kali, perkembangan cara pembuatan sabun, jenis jenis sabun dan karakteristik sabun itu berbeda menurut pendapat para ahli sejarah. Sejarah sabun mandi transparan untuk bayi seperti sabun lux dettol dapat dimengerti dari catatan sejarah pembuatan sabun dalam bentuk manuskrip peneliti

Dalam artikel ini, anda akan mempelajari sejarah sabun (tidak hanya sabun transparan) di Eropa dan Amerika, tahun perkembangan teknologi sabun, jenis jenis sabun dan karakteristik sabun.

Di bagian artikel lain, kami telah menjelaskan cara membuat dan pembuatan sabun, baik itu cara membuat sabun cair maupun cara membuat sabun batangan. Silakan anda baca jika perlu.

Bukti sejarah sabun sebelum masehi

sejarah pembuatan sabun

Gambar ilustrasi sejarah pembuatan sabun

Tahun 2800 SM

Sebuah benda mirip sabun yang diperkirakan peninggalan tahun 2800 SM (sebelum masehi) ditemukan para peneliti pada saat melakukan ekskavasi Babilon Kuno. Para ahli memperkirakan sabun pertama kali dibuat oleh bangsa Babilonia, Mesopotamia, Mesir, Yunani dan Romawi. Meskipun terdapat perbedaan pendapat siapa penemu pertama kalinya tetapi pendapat umum mengatakan bahwa bangsa yang ahli membuat sabun adalah Babilonia. Sabun ditemukan secara tidak sengaja dengan cara mencampurkan lemak/minyak dan abu soda.

Pada masa awalnya, sabun digunakan untuk mencuci peralatan masak dan benda lain. Sabun belum digunakan untuk mandi. Data penelitian menunjukkan bahwa sabun telah digunakan lebih dari 5000 tahun di industri manufaktur tekstil untuk mencuci wool dan katun dan dunia medis (kesehatan).

Tahun 1550 SM

Bangsa Mesir telah membuat sabun dengan mencampurkan minyak (nabati) dan lemak (hewani) dengan alkali untuk menghasilkan senyawa mirip sabun. Hal tersebut tercatat dalam papirus Eber.

Tahun 600 SM

Menurut Pliny the Elder, orang-orang Fenisia (Phoenician) menggunakan lemak (tallow) kambing dan abu soda untuk membuat sabun pada tahun 600 SM.

Sejarah Sabun Mandi Transparan

Penjelasan sejarah pembuatan sabun di atas diperoleh dari soaphistory.net.

Sejarah sabun pada awal masehi

Sejarah sabun pada 0-6 Masehi

Bangsa Romawi kuno membuat sabun pada awal-awal abad masehi. Mereka membuat sabun cari urine (air seni). Selanjutnya sabun dikenal luas pada masa Kekaisaran Romawi

Bangsa Celtic membuat sabun dari lemak hewan dan abu (plant ashes). Mereka menamakan produknya ‘SAIPO‘. Dari kata saipo inilah kata soap (sabun) berasal.

Sejarah sabun pada masa Islam (sekitar abad 7 Masehi)

Dari catatan sejarah diketahui bahwa pembuatan sabun secara modern telah dimulai pada zaman pertengahan, sekitar abad ke 7 M. Pada abad ini adalah awal-awal kejayaan Islam yang disebarkan oleh Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Pada masa ini, Eropa masih diliputi masa kegelapan.

Al-Razi yang merupakan sarjana kimia Muslim asal Persia berhasil menciptakan racikan/formula sabun. Sejarah ini jarang diketahui oleh orang Islam. Ahmad Y al-Hassan dalam bukunya Technology Transfer in the Chemical Industries menjelaskan bahwa sabun modern adalah warisan Islam. Berawal dari penemuan formula sabun tersebut, kemudian bermunculan pengusaha-pengusaha di beberapa kota Islam seperti Nablus (Palestina), Kufah (Irak), dan Basrah (Irak).

Minyak zaitun dan minyak aroma (essential oil) menjadi bahan baku pembuatan sabun pada masa itu. Pada masa kekhalifahan kedua bahan tersebut pertama kali diproduksi oleh kimiawan Muslim. Bahkan, formula utama pembuatan sabun tak pernah berubah, tetapi beberapa komponen dasar digantikan oleh bahan kimia sintetis.

Sabun pada abad 8-15 Masehi

Sabun yang dibuat umat Muslim pada zaman keemasan tesebut sudah menggunakan pewarna dan pewangi. Selain itu, dikenal pula jenis sabun cair dan sabun batangan. Pada masa itu sudah tercipta sabun khusus untuk mencukur kumis dan janggut. Harga sabun pada 981 M berkisar tiga dirham (koin perak) atau setara 0,3 dinar (koin emas).

Resep pembuatan sabun di dunia Islam juga telah ditulis seorang dokter terkemuka dari Andalusia, Spanyol Islam, Abu al-Qasim al-Zahrawi alias Abulcassis (936-1013 M). Ahli kosmetik ini memaparkan tata cara membuat sabun dalam kitabnya yang monumental al-Tasreef.

Al-Tasreef merupakan ensiklopedia kedokteran yang terdiri atas 30 volume. Kitab itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan digunakan sebagai buku referensi utama di sejumlah universitas Eropa terkemuka. Sang dokter memaparkan resep-resep pembuatan beragam alat kosmetik pada volume ke-19 dalam kitab al-Tasreef.

Selain itu, resep pembuatan sabun yang lengkap tercatat dalam sebuah risalah bertarikh abad ke-13 M. Manuskrip itu memaparkan secara jelas dan detail tata cara pembuatan sabun. Fakta ini sekaligus menunjukkan betapa dunia Islam telah jauh lebih maju dibandingkan peradaban Barat. Padahal, masyarakat Barat, khususnya Eropa, diperkirakan baru mengenal pembuatan sabun pada abad ke-16 M.

Sebuah sangkalan ilmiah datang dari Sherwood Taylor (1957) dalam bukunya berjudul A History of Industrial Chemistry. Dia menyatakan, peradaban Barat baru menguasai pembuatan sabun pada abad ke-18 M. RJ Forbes (1965) dalam bukunya Studies in Ancient Technology menyatakan bahwa jika campuran yang mengandung sabun telah digunakan di pusat peradaban Mesopotamia. Tapi, bentuknya belum sempurna, hanya terdiri atas bahan detergen. Penemuan sabun yang tergolong modern memang baru diciptakan pada masa kejayaan Islam.

Penjelasan di atas dikutip dari Republika.

Sejarah Pabrikasi Sabun pada Abad 16 Masehi

Monopoli produksi dan perdagangan sabun oleh raja James I

Sejarah mencatat bahwa negara Italia, Spanyol dan Perancis merupakan pusat pabrik pembuatan sabun yang pertama di Eropa.  Pada tahun 1622 perkembangan bisnis sabun sangatlah baik. Saat itu sabun diperdagangkan dalam bentuk monopoli. Adalah raja James I yang memberikan legitimasi pasar monopoli kepada para pembuat sabun sehingga bernilai $100.000 per tahun.

Pembuatan sabun berkembang dari Eropa dan menyebar ke Amerika. Sejarah sabun di benua Amerika dimulai pada tahun 1608. Awal mulanya adalah pembuat sabun datang ke Amerika dengan menumpang kapal Inggris yang kedua di Jamestown, VA. Pembuatan sabun di Amerika agak tersendat karena sangat bergantung kepada persediaan lemak yang ada.

teknologi pembuatan sabun

Gambar ilustrasi teknologi pembuatan sabun di pabrik PT. ADEV Natural Indonesia

Nicholas LeBlanc menemukan produksi sabun murah

Pada tahun 1791 Nicholas LeBlanc, ahli kimia berkebangsaan Perancis, mematenkan proses pembuatan sabun, yaitu sabun soda api atau sodium karbonat yang dibuat dari garam biasa. Maka pada abad ke 18 tersebutlah pembuatan sabun secara masal dimulai. Dengan teknologi pembuatan sabun secara massal, maka harga sabun menjadi jauh berkurang dan monopoli mulai tergusur.

Soda api merupakan bahan kimia yg berbentuk alkali (basa). Sabun diperoleh dengan cara mencampurkan soda api dengan lemak. Proses tersebut disebut dengan proses Leblanc , seperti nama penemunya. Proses LeBlanc ini mampu menghasilkan sabun berkualitas baik dan murah sehingga diproduksi dalam jumlah besar.

Pada abad ke 19 (1800 an), sabun merupakan komoditas dengan pajak tertinggi sehingga sabun menjadi barang mewah di beberapa negara. Namun belakangan pajak dihapuskan dan sabun menjadi tersedia di pasaran dalam jumlah cukup untuk semua kalangan termasuk orang biasa. Penggunaan sabun juga semakin meluas karena standar kebersihan yang juga kian meningkat.

Michel Eugene Chevreul

Sejarah pembuatan sabun terus berkembang. Teknologi pembuatan sabun modern muncul pada tahun 1811 (20 tahun setelah LeBlanc). Ahli kimia dari Perancis, Michel Eugene Chevreul, menemukan proses pembuatan sabun yang merupakan kombinasi atau reaksi dari beberapa bahan kimia alami, lemak atau asam lemak dan gliserin.

Ernest Solvay

Ahli kimia dari Belgia, Ernest Solvay, juga ikut mewarnai perkembangan kemajuan teknologi pembuatan sabun mandi. Beliau membuat sabun dengan proses ammonia atau proses Solvay. Biaya produksi pembuatan sabun alkali dapat ditekan dengan proses Solvay, serta kuantitas dan kualitas soda abu yang dihasilkan dapat ditingkatkan.

sejarah pabrikasi sabun

Sejarah teknologi pembuatan sabun abad 20 M

  • pada tahun 1950 : ditemukan pencuci piring bubuk
  • pada tahun 1960 : ditemukan pencuci kotoran serta penghilang noda dengan bubuk enzim serta perendaman dengan zat enzim
  • pada tahun 1970 : ditemukan sabun untuk cuci cair untuk tangan (liquid hand soap), serta telah ditemukan juga produk yang multifungsi yakni detergen lengkap dengan pelembutnya.
  • Pada tahun 1980 : ditemukan pencuci baju dengan menggunakan konsentrat.
  • Pada tahun 1990 : ditemukan pencuci piring dengan gel, pelembut kain, detergen bubuk lengkap dengan cairan ultranya serta pencuci baju lengkap dengan refilnya.

Sejarah pembuatan sabun bubuk (deterjen)

Sabun batang yang digunakan untuk mandi dipandang tidak efisien jika digunakan untuk mencuci. Sehingga sabun pun berkembang dalam bentuk bubuk yang disebut dengan deterjen.

Deterjen pertama kali digunakan untuk mencuci piring dan mencuci baju yang terbuat dari bahan yang lembut. Pada tahun 1946 ada terobosan pemikiran jika detergen dapat digunakan untuk mencuci baju dengan bahan yang umum (tidak hanya lembut).

Di Amerika Serikat, pembuatan deterjen menggunakan bahan surfaktan (surface active agent) atau bahan aktif permukaan. Surfaktan dinilai lebih efektif digunakan sebagai bahan pembersih dibandingkan dengan sabun. Sejara mencatat bahwa pada tahun 1953, penjualan deterjen di negara Amerika Serikat meningkat bahkan melebihi penjualan sabun.

Jenis-Jenis Sabun

Jenis sabun terus berkembang seiring dengan berkembangnya sejarah manusia. Telah disebutkan di awal bahwa sabun telah mengalami metaformosis menjadi salah satu produk perawatan kulit (untuk kecantikan dan kesehatan).

jenis jenis sabun batang

Salah satu sabun yang berkembang adalah yaitu sabun transparan. Sabun ini memiliki ciri tembus pandang sehingga menarik dimata konsumennya. Prinsip dalam pembuatan sabun transparan itu sendiri adalah pencampuran dari massa sabun dengan etanol yang dipanaskan secara perlahan. Ke dalam sabun transparan dapat ditambahkan bahan lainnya yang mempunyai fungsi tertentu seperti pewarna dan pewangi. Berikut adalah beberapa jenis sabun:

Sabun transparan

Sabun transparan : sabun ini terkesan lebih elegan dan mewah jika dibandingkan dengan sabun padat lainnya. Sangat cocok digunakan untuk anda yang memiliki masalah jerawat.

Sabun busa (foam)

Sabun Foam : Jika anda suka berendam, anda dapat menggunakan sabun jenis ini. Busanya yang lembut akan membuat anda merasa nyaman saat berendam.

sabun busa atau foam soap untuk bathub

Sabun scrub

Sabun Scrub : sabun ini mempunyai tekstur scrub yang sedikit kasar. Sabun ini mempunyai manfaat untuk membersihkan serta mengangkat sel kulit mati, sehingga wajah anda akan nampak semakin cerah. Jika tidak cocok dengan memakai sabun dapat membuat kulit muka menjadi kering.

Sabun jerawat

Sabun Acne atau sabun jerawat: sabun ini sangat cocok bagi anda yang sedang mengalami masalah jerawat. Karena sabun ini memang diformulisasikan secara khusus untuk membunuh sel jerawat yang membandel.

sabun jerawat

Gambar ilustrasi sabun jerawat

Kesimpulan

Sejarah sabun mandi transparan untuk bayi seperti sabun lux dapat dimengerti dari catatan sejarah pembuatan sabun dalam bentuk manuskrip atau catatan peneliti. Kala itu, pembuatan sabun merupakan keahlian yang umum di Eropa.

Cara membuat sabun pada jaman itu adalah dengan cara menggunakan minyak nabati atau minyak hewani sebagai bahan utamanya. Selanjutnya ke dalam minyak tersebut ditambahkan pewangi.

Perkembahgan selanjutnya dari sejarah sabun adalah jenis sabun tidak hanya difungsikan semata-mata untuk membersihkan badan, tetapi juga untuk kecantikan serta sabun bayi. Secara berangsur-angsur jenis sabun berkembang dari sabun dasar menjadi sabun yang beragam bentuk dan beragam pilihan.

Saat ini sudah tersedia sabun yang khusus digunakan untuk mencuci rambut, mencukur dan sabun untuk kecantikan, seperti sabun madu transparan.

Jika anda tertarik untuk menggunakan jasa maklon sabun herbal dari pabrik/perusahaan jasa maklon, silakan call kontak adev natural untuk informasi biaya dan harga jasa maklon kosmetik (sabun herbal, sabun batang, sabun cair) terupdate dari PT. ADEV Natural Indonesia.

Itulah tadi sekilas cerita tentang sejarah sabun mandi, sabun bubuk atau deterjen, beberapa penemuan sabun dan jenis-jenis sabun. Semoga artikel tentang sabun ini memberikan manfaat buat anda.

Tags: sejarah sabun transparan, sejarah sabun

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!