Tag: Proses Pembuatan Sabun Rumput Laut

  • Sabun Rumput Laut Seaweed Soap Untuk Mencegah Penuaan Dini

    Sabun Rumput Laut Seaweed Soap Untuk Mencegah Penuaan Dini

    Sabun rumput laut memiliki manfaat yg baik untuk kulit wajah. Info itu diperoleh dari makalah & jurnal penelitian ttg bahan, cara & proses pembuatan sabun mandi, sabun muka & sabun herbal dari rumput laut.

    Bahkan kini banyak pedagang online yang menjual sabun rumput laut. Beberapa merek sabun yang dijual adalah Ratnasari, Wahida dan Pelangi.

    Penelitian sabun dari rumput laut

    Pemanfaatan Kappaphycus Alvarezii

    Mahasiswa Unair, Mahiastuti Tribuana Tungga Dewi, melakukan penelitian dengan judul Pemanfaatan Kappaphycus Alvarezii Menjadi Produk Sabun Rumput Laut Di Balai Besar Pengujian Dan Penerapan Hasil Perikanan (Bbp2hp), Cipayung, Jakarta Timur, Provinsi D.K.I Jakarta.

    Latar belakang penelitian mahasiswa tersebut adalah Indonesia memiliki berbagai jenis rumput laut, salah satunya adalah Kappaphycus alvarezii. Dari jenis tanaman laut tersebut diekstrak kandungan karagenan-nya. Karaginan yg diperoleh dari Kappaphycus alvarezii sangat penting peranannya sebagai:

    1. penstabil
    2. pengental
    3. pembentuk gel
    4. pengemulsi

    Karagenan dimanfaatkan sebagai pengental dalam pasta gigi karena kemampuannya mengikat air secara efektif dan kemampuan membentuk gel yang stabil terhadap degradasi enzimatis. Atas dasar pemikiran fungsi karagenan dalam pasta gigi, maka karagenan dimanfaatkan dalam pembuatan sabun transparan. FYI, interaksi antara karagenan dan karoten pada kulit manusia mengakibatkan kulit menjadi lebih halus.

    Dari hasil observasi dapat diketahui bahwa pada proses pembuatan sabun, suhu dan kecepatan sangat berpengaruh pada sabun yang dihasilkan. Suhu yang terlalu rendah dan pengadukan yang terlalu lambat akan mengakibatkan penggumpalan. Suhu yang terlalu tinggi akan menghasilkan busa yang berlebih. Bila hal ini terjadi akan menghambat dalam proses pencetakan sabun transparan.

    Pemanfaatan Ekstrak Rumput Laut Cokelat

    Marianti A Manggau, Riska Damayanty, Lukman M melakukan penelitiaan dengan tajuk Uji Efektivitas Kelembaban Sabun Transparan Ekstrak Rumput Laut Cokelat (Sargassum Cristaefolium C. Agardh) dengan Variasi Konsentrasi Sukrosa. Baca di web universitas hasanudin.

    Fungsi sukrosa atau dalam pembuatan sabun transparan adalah untuk meningkatkan transparansi (kejernihan) sabun dan meningkatkan kelembaban kulit (sebagai pelembab, humektan). Kemampuan karagenan dalam mengikat air dipadukan dengan sukrosa menjadi dasar dari pelaksanaan penelitian ini. Variabel konsentrasi sukrosa dipilih pada anga 20%, 25%, 30%, dan 35%. Selanjutnya, respon kelembaban kulit diukur dengan skin analyzer melalui uji panel (11 orang).

    Dari hasil penelitian diketahui bahwa kelembaban kulit panelis mengalami peningkatan dari 15-19% (jenis kulit kering) menjadi 30-50% (jenis kulit normal). Namun dari uji beda disimpukan bahwa semua formula sabun tidak memberikan efek melembabkan yang berbeda pada kulit (p>0,05).

    Sabun Rumput Laut Negeri Laskar Pelangi

    Penelitian pembuatan sabun Sabun Rumput Laut Negeri Laskar Pelangi dilakukan oleh Haris Apriyanto, Awwab Hafizh, Siti Zahara, Eka Pebriandi dari Universitas  Bangka Belitung. Simak artikel lengkapnya di web dikti.

    Mahasiswa yang mengikuti lomba PKM tersebut melakukan percobaan untuk membuat sabun dengan kandungan rumput laut. Berikut adalah resep sabun yang coba dibuat.

    Nama Bahan Komposisi (%)
    Minyak Kelapa 30
    Steric acid 10
    NaOH 6.7
    Gula 15
    Gliserin 3
    Alkohol 10
    Rumput laut 10
    Air 10
    Pewangi 5

    Sabun yang dihasilkan dari komposisi tersebut diatas memiliki karakteristik tekstur lembut dan warna kurang (tidak) transparan. Mereka menjelaskan tidak beningnya sabun diduga karena jumlah alkohol, larutan gula dan gliserin yang kurang pas (memadai).

    Bahan kimia dalam pembuatan sabun

    Merkuri dan hidrokuinon

    Sabun mandi dan sabun muka yang memberikan hasil instan (cepat) sangat disukai oleh masyarakat. Produk pembersih kulit tersebut umumnya mengandung bahan kimia yg kurang aman untuk kulit. Beberapa bahan kosmetik berbahaya seperti merkuri, hidrokinon dan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) acapkali ditemukan dalam produk pemutih kulit oleh Badan POM.

    Sodium Lauryl Sulfate

    Bahan kimia dalam sabun telah diatur penggunaannya oleh Badan POM. Bahan kimia berbehaya seperti merkuri dan hidrokuinon telah dilarang penggunaannya. Beberapa bahan kimia lainnya diperbolehkan dalam jumlah tertentu. Efek dari penggunaan sabun yang mengandung bahan berbahaya adalah perubahan pada warna kulit (pigmentasi), bintik-bintik hitam pada kulit, iritasi kulit dan alergi (gatal dan rasa terbakar). Bahkan penggunaan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yg sering dalam jangka panjang dapat mengakibatkan iritasi parah pada kulit.

    Sabun Rumput Laut (Sheaweed Soap) Untuk Mencegah Penuaan Dini

    Kandungan rumput laut

    Berikut adalah tabel yang berisi hasil penelitian tentang kandungan rumput laut.

    Kandungan gizi dan nutrisi

    Jenis nutrisi Unit kadar (%, b/b) Keterangan
    Protein 5,19 ±0,13 Berat basah
    Abu dan mineral Abu (mineral) 36,93 ± 0,34 berat kering
    Ca (mg/100 g) 1540,66 +/- 6,99 berat kering
    Fe (mg/100 g) 132,65 +/- 3,47 berat kering
    P (mg/100 g) 474,03 +/- 1,01 berat kering
    Vitamin A (mikrogram RE/100 g) 489,55 +/- 8,4 berat kering
    Vitamin C (mg/100 g) 49,01 +/- 0,75 berat kering
    Lemak (%, b/b) 1,63 ± 0,01 berat kering
    Alginat Kadar (%, b/b) 37,91 +/- 0,34 berat kering
    Warna Kuning kecoklatan berat kering
    pH 6,86 +/- 0,005 berat kering
    Ukuran Partikel 150 mesh berat kering

    Kandungan Asam lemak dalam rumput laut

    Asam lemak Kadar (%)
    Asam laurat (12:0) 1,45 +/- 0,08
    Asam miristat (14:0) 3,53 +/- 0.11
    Asam palmitat (16:0) 29,49 +/- 1.48
    Asam palmitoleat (16:1) 4,10 +/- 0,24
    Asam oleat (18:1) 13,78 +/- 1,35
    Asam linoleat (18:2) 33,58 +/- 1,41
    Asam linolenat (18:3) 5,94 +/- 1,49

    Manfaat sabun rumput laut

    Membantu regenerasi sel kulit mati

    Sebagai bahan kosmetik, rumput laut bermanfaat untuk mempercepat proses regenerasi sel kulit mati, proses detoks, dan menutrisi kulit. Kandungan karagenan dan vitamin dalam rumput laut berfungsi untuk mempertahankan kelembaban kulit dan menangkal radikal bebas (penyebab kanker). Untuk mendapatkan manfaat tersebut, anda bisa menggunakan sabun rumput laut pada saat mandi.

    Anda bisa mendapatkan sabun rumput laut (Sheaweed Soap) dari produsen kosmetik, PT. ADEV Natural Indonesia. Dengan diperkaya vitamin A dan vitamin C, sabun dari rumput laut dapat membantu pemeliharaan jaringan kolagen dalam tubuh.

    Protein mencegah penuaan dini

    Tri Handayani, Sutarno, Ahmad Dwi Setyawan melakukan penelitan bertajuk Analisis Komposisi Nutrisi Rumput Laut Sargassum crassifolium J. Agardh. Pada penelitian ini diperoleh rata-rata kadar protein sebesar 5,19±0,13% dari berat basah. Kadar protein talus S. crassifolium ini sesuai dengan pendapat Burtin (2003), bahwa rumput laut coklat mengandung protein sebesar 3-9% dari berat basah, sedangkan rumput laut merah dan hijau mengandung protein sebesar 6-20% dari berat basah.

    Manfaat protein dalam tubuh adalah untuk membentuk jaringan baru (kulit) sehingga mencegah penuaan dini. Selain itu, rumput laut juga kaya akan kandungan Vitamin B kompleks, Vitamin C , Magnesium, dan berbagai mineral lainnya yang membantu metabolisme sel kulit.

    Pembuatan sabun dari rumput laut

    Saponifikasi dengan karagenan

    Proses pembuatan sabun rumput laut umumnya menggunakan reaksi saponifikasi. Karagenan dari rumput laut ditambahkan setelah reaksi penyabunan selesai (terbentuk trace). Awal proses pembuatan sabun diawali dengan pencampuran minyak dan larutan NaOH. Proses ini disebut dengan saponifikasi (reaksi penyabunan). Setelah proses saponifikasi selesai, kemudian ditambahkan gliserin dan alkohol. Bila sudah larut sepurna kemudian ekstrak karaginan, pewarna, dan parfum ditambahkan.

    Proses produksi sabun dilanjutkan dengan proses pencetakan bentuk sabun batangan dan pengemasan sabun. Sabun rumput laut dikemas oleh tenaga kerja secara manual.

    sabun rumput laut

    Gambar ilustrasi sabun rumput laut

    Saponifikasi dengan rumput laut segar

    Beberapa percobaan dilakukan dengan membuat sabun dengan penambahan rumput laut segar. Caranya, rumput laut segar tersebut dilarutkan bersama NaOH. Setelah itu campuran tersebut direaksikan dengan minyak. Setelah terjadi reaksi saponifikasi, baru ditambahkan pelarut dan bahan sabun lainnya.

    Sabun rumput laut dari chip soap

    Selain cara di atas, anda bisa memanfaatkan teknologi pembuatan sabun secara semi otomatis. Anda bisa membeli base soap atau sabun gliserin, melelehkan dan menambahkan karagenan ke dalam formula sabun. Jadilah sabun rumput laut. Pabrik maklon kosmetik, PT. ANI, jual mesin sabun dengan harga terjangkau bagi UMKM. Hubungi bagian pemasaran untuk info produk dan harga mesin sabun.

    Jasa Maklon Sabun Herbal Rumput Laut

    Bagi anda pelaku UMKM yang ingin produksi sabun atau ingin jualan sabun dengan jasa maklon, silakan gunakan jasa pembuatan sabun. Jika anda tertarik untuk membeli mesin pembuat sabun untuk produksi sabun batangan (padat) dan sabun cair harga termurah & terbaru maka silakan hubungi PT. ADEV Natural Indonesia. Produsen sabun yang berlokasi di Bogor ini jual mesin pembuat sabun lengkap seperti mixer sabun & alat pencetak sabun (mold), extruder dan mesin pengemas. Perusahaan sabun ini juga menawarkan jasa maklon sabun sehingga anda bisa memasarkan sabun dengan merek anda sendiri. Untuk harga mesin pembuat sabun terbaru, call 0251-7539769 atau kontak adev natural. Melayani jasa maklon kosmetik Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi Bandung Surabaya Solo Jogja dan seluruh Indonesia.

    Demikian ulasan mengenai sabun rumput laut. Jika anda berminat untuk menggunakan sabun rumput laut, atau mau bikin sendiri dirumah, silahkan hubungi kami di halaman kontak. Anda dapat menggunakan jasa maklon sabun dari perusahaan pembuat sabun, PT. Adev Natural Indonesia

  • Pembuatan Sabun: Alat, Bahan, Metode/Cara dan Proses Saponifikasi Sabun

    Pembuatan Sabun: Alat, Bahan, Metode/Cara dan Proses Saponifikasi Sabun

    Pembuatan sabun lengkap meliputi alat, bahan, metode cara pembuatan sabun dan proses reaksi saponifikasi yg jadi dasar teori pembuatan sabun cair & sabun batang dibahas tuntas dalam artikel ini.

    Tulisan ini cocok bagi anda yang:

    1. sedang belajar membuat sabun karena tugas dari guru/dosen (laporan praktikum, makalah),
    2. melakukan penelitian/eksperimen dan review jurnal untuk mengerjakan tugas akhir (karya ilmiah), atau
    3. menekuni bisnis pembuatan sabun (sabun mandi, sabun zaitun, sabun herbal, dll)

    Jika anda tertarik untuk menggunakan jasa maklon atau pembuatan sabun kecantikan murah dari pabrik/perusahaan jasa maklon, maka silakan call kontak adev natural untuk informasi biaya dan harga jasa maklon kosmetik (sabun herbal) terupdate dari PT. ADEV Natural Indonesia. Perusahaan sabun di Bogor ini siap memproduksi sabun dengan merek anda sendiri. Beberapa jenis sabun yang telah diproduks adalah sabun herbal, sabun hotel, sabun transparan (bening), sabun cair dan jenis-jenis sabun lainnya.

    Rincian pembahasan dalam artikel ini adalah sebagai berikut:

    Sejarah Sabun secara singkat

    Sejarah sabun dimulai sejak 2800 sebelum masehi (SM). Pembuatan sabun bermula dari Bangsa Babilonia yang mulai membuat sabun sejak 2800 SM. Mereka memanaskan campuran lemak hewan dengan soda api. Pada awal masehi hingga abad 15 Masehi yang merupakan puncak keemasan Islam, teknologi sabun berkembang lebih modern.

    Monopoli perdagangan sabun di Eropa pada abad 16 dan 17 di Eropa membuat pemakaian sabun menjadi terbatas. Sabun banyak digunakan dalam bidang pengobatan. Kemudian pada abad 18 terjadi penemuan proses pembuatan sabun yang murah oleh LeBlanc. Menjelang abad 19 penggunaan sabun meluas karena penggunaan mesin sabun yang mampu memproduksi sabun secara masal.

    sejarah pembuatan sabun

    Di jaman penjajahan Belanda, orang tua telah menggunakan lerak untuk membuat sabun. Sabun tersebut digunakan untuk mencuci dan mandi.

    Dalam perkembangannya, sabun bertambah fungsinya. Fungsi dasar sabun yang awalnya hanya untuk membersihkan badan, kini bergeser menjadi produk yg nilainya lebih dari sekedar pembersih kotoran badan. Salah satunya adalah jenis sabun kecantikan.

    Fungsi sabun

    Sabun adalah kelengkapan mandi yang utama. Oleh karena itu, jika disurvei maka hampir setiap kamar mandi warga bisa dipastikan akan dijumpai sabun mandi. Baik itu bentuknya cair maupun batangan.

    Struktur molekul sabun

    Fungsi sabun mandi adalah membersihkan kotoran dan kuman yang menempel di kulit. Kemampuan sabun dalam mengangkat dan mengikat kotoran (berupa debu dan lemak) itu disebabkan oleh struktur molekulnya yang unik. Setiap molekul sabun tersusun atas komponen polar dan non polar. Komponen polar bersifat hidrofilik (suka air) dan komponen non polar bersifat hidrofobik (benci air).

    struktur molekul sabun

    Mekanisme sabun membersihkan kotoran

    Sabun merupakan bahan pembersih yang tersusun atas komponen utama (bahan dasar) berupa minyak dan larutan alkali (air plus alkali). Bisa dikatakan bahwa sabun adalah campuran antara minyak-air (hidrofobik-hidrofilik) yang stabil. Lalu bagaimana mekanisme sabun dalam membersihkan kotoran?

    Cara kerja sabun dalam membersihkan kotoran tergolong unik. Kotoran yang umumnya berupa partikel lemak, keringat, dan debu yang menempel di permukaan kulit akan terikat pada bagian hidrofobik dan akan terbilas pada saat disiram dengan air.

    mekanisme sabun membersihkan kotoran

    Manfaat sabun batang untuk kerajinan

    Cek juga cara membuat kerajinan dari sabun berbentuk ikan dan bunga. Bentuk tersebut dapat anda modifikasi hiasan menjadi bentuk boneka atau cupcake. Cocok untuk prakarya siswa yang kreatif.

    Dasar Teori Pembuatan Sabun

    Reaksi saponifikasi

    Sejatinya sabun adalah garam yang merupakan hasil reaksi saponifikasi antara asam lemak dengan alkali/basa. Reaksi asam dan basa disebut juga dengan penetralan, sedangkan nilai pH nya bergantung pada jenis asam atau basa yang digunakan dalam reaksi (wikipedia):

    • Jika asam atau basa bersifat sama lemah atau sama kuat maka garam yang dihasilkan akan ber pH netral (sekitar 7).
    • Jika asam kuat dan basa lemah yang digunakan maka garam yang dihasilkan akan memiliki pH di bawah tujuh (cenderung asam)
    • Jika asam lemah dan basa kuat yang digunakan, maka akan dihasilkan garam yang memiliki nilai pH di atas 7 (cenderung basa)

    reaksi penyabunan atau reaksi saponifikasi

    Gambar ilustrasi reaksi saponifikasi

    Asam lemak

    Dalam kasus pembuatan sabun, jenis asam yang digunakan adalah asam lemak, baik hewani maupun nabati. Asam lemak tersebut umumnya dikategorikan sebagai asam yang bersifat lemah. Anda dapat menjumpai asam lemak tersebut dalam minyak goreng (frying oil), minyak kelapa (coconut oil), minyak sawit (palm oil), minyak jarak (ricinnus oil), lemak sapi, lemak babi (haram bagi umat Islam), dll. Minyak merupakan bahan alami dalam pembuatan sabun.

    Alkali

    Untuk basa/alkali yang digunakan dalam pembuatan sabun adalah bahan kimia berupa NaOH (Natrium atau Sodium hidroksida) atau KOH (Potassium or Kalium Hidroksida) yang bersifat kuat (pH nya diatas 10). Bahan kimia ini bersifat higroskopis (mudah menyerap air dan korosif (menyebabkan karat). Oleh karenanya perlu berhati-hati menggunakan bahan kimia ini.

    KOH dan NaOH

    Sabun hasil reaksi antara asam lemak dengan NaOH dan KOH berbeda. Jika menggunakan NaOH akan dihasilkan sabun yang teksturnya keras, lazim dikenal dengan sebutan sabun padat atau sabun batang. Jika menggunakan KOH akan dihasilkan sabun cair/krim, tergantung tingkat pengenceran yang digunakan.

    bahan pembuatan sabun batang berupa NaOH (Sodium Hidroksida)

    Teknik/Metode Pembuatan Sabun

    Ada 3 teknik/metode pembuatan sabun yang umumnya dikenal, yaitu:

    Proses dingin (Cold Process)

    Metode pembuatan sabun ini tidak memerlukan tambahan panas dari luar reaktor seperti dari kompor. Bahkan terkadang suhu tinggi dihindari dalam reaksi saponifikasi. Caranya dengan dengan menggunakan reaktor dngin (dibalut dengan es). Proses dingin digunakan dalam proses pembuatan sabun susu.

    Proses panas (Hot Process)

    Penambahan panas dari luar reaktor dilakukan dalam proses ini. Terutama, jika menggunakan bahan yang memerlukan suhu dalam pelelehan dan penyempurnaan reaksi seperti asam stearat.

    Lelehkan dan tuang (Melt and Pour)

    Metode termurah dalam pembuatan sabun. Sabun setengah jadi dilelehkan, tambahkan pewarna atau pewangi, dan cetak. Jadilah sabun.

    Setelah mengetahui beberapa teknik dan metode pembuatan sabun, selanjutnya kita perlu menyiapkan peralatan dan bahan yang diperlukan. Beberapa diantaranya adalah peralatan keselamatan, peralatan produksi dan bahan untuk produksi sabun.

    Metode dan Cara Pembuatan Sabun

    Gambar ilustrasi Metode dan Cara Pembuatan Sabun

    Kelengkapan Keselamatan dalam Pembuatan Sabun (Safety Gear)

    • Pelindung mata
    • Sarung tangan
    • Baju kerja lengan panjang
    • Penutup rambut, bagi wanita

    Alat dan bahan pembuatan sabun

    Bagi anda yang kreatif ingin membuat sabun sendiri dirumah, disini saya akan memberikan daftar beberapa alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun transparan. Pada prinsipnya pembuatan sabun lainnya seperti sabun cair, sabun colek, sabun beras, sabun cuci piring, sabun transparan dan sabun herbal adalah sama, terdiri dari bahan baku dan bahan tambahan. Setiap bahan dalam pembuatan sabun memiliki fungsi tertentu.

    Alat pembuatan sabun

    • Timbangan/Neraca
    • Panci/reaktor
    • Gelas transparan
    • Pengaduk/mixer
    • Spatula
    • Cetakan

    alat untuk membuat sabun

    Bahan Membuat Sabun Transparan

    Bahan dasar/baku pembuatan sabun

    • Larutan NaOH ( NaOH dan air suling)
    • Minyak kelapa, minyak jarak, serta minyak sawit/minyak goreng

    Anda dapat memodifikasi jenis minyak, apakah menggunakan satu jenis minyak ataupun kombinasi beberapa jenis minyak. Hal tersebut bergantung pada spesifikasi sabun yang diinginkan dan budget anda dalam membuat sabun.

    Bahan tambahan pembuatan sabun

    • Alcohol
    • Larutan Gula, pewarna makanan, pengharum/fragrance,
    • pengatur pH
    • Indikator pH (universal indicator atau indikator phenolphtalein)

    Serupa dengan bahan utama, anda pun juga dapat memodifikasi jenis dan jumlah bahan herbal dalam resep sabun anda. Anda dapat menambahkan lidah buaya organik, minyak zaitun, gliserin, rumbut laut, vitamin C dan sereh wangi. Sabun transparan cocok diproduksi untuk industri rumahan.

    Alat dan Bahan Pembuatan Sabun

    Formula atau resep pembuatan sabun

    formula sabun transparan

    formula sabun cair

    Cara pembuatan sabun yang dilengkapi dengan diagam alir

    • Tuangkan atau masukkan larutan NaOH ke dalam air yang sudah di suling.
    • Campurkan minyak kelapa, minyak kelapa sawit serta minyak jarak selanjutnya panaskan pada suhu di atas 50 drajat celcius.
    • Setelah larutan alkali turun hingga 50 drajat celcius selanjutnya campurkan minyak yang sudah didihkan tadi.
    • Panaskan sabun sampai proses akhir sponisasi. Setelah itu cek PH – nya. Jika sudah sesuai selanjutnya campurkan gliserin serta alcohol kedalam panci.
    • Diamkan campuran ini hingga 30 menit, sampai suhu pada sabun turun hingga 30 drajat celcius. Jangan lupa pada proses ini tutup wadah jangan sampai terbuka, hal ini bertujuan agar alcohol pada larutan ini tidak menguap.
    • Siapkan larutan gula. Saya sarankan agar anda menyiapkan larutan gula sebanyak 2, karena nantinya pasti akan dibutuhkan untuk penyesuaian transparansi.
    • Setelah itu campurkan larutan gula kedalam sabun dan aduk hingga merata.
    • Test transparasi sabun dengan menggunakan gelas.
    • Apabila sabun masih terlihat buram atau kurang transparan maka tambahkan lagi larutan gulanya.
    • Setelah proses transparasi dirasa cukup, hal selanjutnya adalah tambahkan aroma pewangi serta pewarna makanan kedalam adonan sabun
    • Kemudian tuangkan adonan sabun ke dalam cetakan yang sudah disiapkan, jangan sampai ada gelembung yang muncul. Setelah itu masukkan cetakan kedalam lemari es hingga 2 jam.
    • Setelah 2 jam keluarkan cetakkan dari lemari es, selanjutnya diamkan sabun selama 1 minggu. Setelah itu baru bisa dipakai untuk mandi.

    Baca juga tahapan cara membuat sabun yang disertai gambar atau diagram alir. Berikut adalah contoh gambar diagram alir pembuatan sabun.

    diagram alir pembuatan sabun

    Gambar . Diagram alir pembuatan sabun

    Proses dan Reaksi Kimia dalam Pembuatan Sabun

    Rumus reaksi saponifikasi

    Kata saponifikasi atau saponify memiliki makna membuat sabun yang diambil dari bahasa Latin yaitu sapon yang diartikan sabun dan digabungkan dengan akhiran –fy adalah akhiran dalam bahasa Inggris yang berarti membuat. Berikut adalah ilustrasi pembuatan sabun dalam bentuk gambar.

    Pembuatan Sabun: Bahan, Cara dan Proses Saponifikasi

    Gambar. Ilustrasi/diagram reaksi saponifikasi

    Gliserol dan sabun adalah hasil reaksi sapoifikasi

    Reaksi saponifikasi antara trigliserida dan basa kuat menghasilkan produk berupa sabun dan gliserol. Proses saponifikasi dalam pembuatan sabun melibatkan lemak hewan (tallow) atau minyak. Minyak tersusun atas asam lemak (fatty acid) yang terdiri dari rantai hidrokarbon panjang (C-12 sampai C18) yang berikatan membentuk gugus karboksil. Asam lemak rantai pendek jarang digunakan karena menghasilkan sedikit busa. Reaksi saponifikasi tidak lain adalah hidrolisis basa suatu ester dengan alkali (NaOH, KOH).

    Sabun Madu

    Hasil Samping dalam Pembuatan Sabun

    Gliserin

    Selain garam berupa sabun, dalam reaksi saponifikasi juga dihasilkan gliserin. Dalam industri pembuatan sabun skala besar, gliserin yang berlebih umumnya dipisahkan dari sabun karena gliserin memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

    Hasil Sampling Pembuatan Sabun

    Fungsi gliserin

    Sebagai humektan atau pelembab, gliserin banyak digunakan pada produk kecantikan lainnya seperti moisturizer, cream, dan lotion. Gliserin akan mempertahankan air terikat pada kulit dan tidak mudah menguap karena cuaca panas.

    Jika anda tertarik untuk menggunakan jasa maklon atau pembuatan sabun kecantikan murah dari pabrik/perusahaan jasa maklon, maka silakan call kontak adev natural untuk informasi biaya dan harga jasa maklon kosmetik (sabun herbal) terupdate dari PT. ADEV Natural Indonesia. Perusahaan sabun di Bogor ini siap memproduksi sabun dengan merek anda sendiri. Beberapa jenis sabun yang telah diproduks adalah sabun herbal, sabun hotel, sabun transparan (bening), sabun cair dan jenis-jenis sabun lainnya.

    Nah itulah tadi ulasan mengenai alat, bahan serta cara membuat sabun transparan sendiri dirumah, cukup mudah bukan. Semoga dengan artikel saya ini bisa memberi manfaat serta menambah pengalaman anda. Selamat mencoba !!