Tag: Bahan Dasar Pembuatan Sabun

  • Cara Membuat Sabun Mandi Batangan dari Bahan Herbal Alami Organik

    Cara Membuat Sabun Mandi Batangan dari Bahan Herbal Alami Organik

    Cara membuat sabun mandi batangan transparan dari bahan herbal alami organik (tanpa bahan kimia) seperti buah dan tanaman lidah buaya itu mudah. Pembuatan sabun cair alami untuk wajah juga dilakukan oleh produsen/pabrik sabun yang melayani jasa maklon.

    Beberapa bahan alami seperti serai memiliki kandungan geraniol dan sitral yang berfungsi sebagai antibakteri (antiseptik). Cara membuat sabun antiseptik itu prinsipnya sama dengan pembuatan sabun batang, yakni melalui reaksi saponifikasi (penyabunan).

    Jika anda tertarik untuk menggunakan jasa maklon (pembuatan) sabun kecantikan murah dari pabrik/perusahaan jasa maklon, silakan call kontak adev natural untuk informasi biaya dan harga jasa maklon kosmetik (sabun herbal) terupdate dari PT. ADEV Natural Indonesia.

    Dalam artikel ini, anda akan mendapatkan informasi tentang dasar teori pembuatan sabun, kelebihan dan kekurangan sabun batang, persiapan membuat sabun dan step by step cara membuat sabun batang yang transparan.

    Fungsi dan Kegunaan Sabun

    sabun transparan

    Fungsi utama sabun mandi adalah sebagai pembersih diri dari kotoran yang berupa debu dan atau minyak lemak yang menempel di permukaan kulit. Karena fungsinya yang begitu penting, hampir semua orang membutuhkan sabun mandi. Ya… kita semua memerlukan sabun.

    Dasar Teori Pembuatan Sabun Batang

    Reaksi saponifikasi

    Cara membuat sabun batangan yang bagus untuk wajah itu pada dasarnya sama dengan cara pembuatan sabun cair. Reaksi saponifikasi tetap menjadi dasar teori pembuatan sabun batang (padat). Hanya saja, dalam reaksi penyabunan tersebut digunakan alkali berupa sodium hidroksida (NaOH) untuk membuat sabun menjadi padat (bar soap).

    Sabun batangan jaman dulu

    Sabun batangan jaman dulu sangatlah sederhana. Bisa dikatakan hanya merupakan sabun dasar (base soap). Belum banyak varian sabun seperti sabun batangan untuk jerawat sekarang ini. Jika anda perhatikan etalase atau rak produk sabun di pusat perbelanjaan (pasar swalayan), maka anda akan menjumpai aneka merk sabun batang. Contohnya saja Lifebuoy, Nuvo, Giv, Lux, dll.

    sabun batangan jaman dulu

    Gambar ilustrasi sabun batangan jaman dulu via sputniknews.com

    Kelebihan sabun batang

    Variasi sabun banyak

    Sabun batang lebih dulu ditemukan sebelum sabun cair. Warna, pewangi, bentuk, dan bahan aktif sabun batang juga lebih banyak. Pernahkah anda menjumpai sabun cair yang mengandung belerang? Tentunya jarang atau belum dapat ditemukan sabun cair belerang. Namun, sabun batang dengan kandungan sulfur banyak tersedia di pasaran.

    Jika anda sudah menguasai dasar teori pembuatan sabun, maka Anda dapat mengembangkan proses dan  formula sabun. Selanjutnya anda bisa membuat sabun bening (transparan): sabun bening dasar, sabun transparan aroma terapi dan sabun herbal dengan komponen zat lidah buaya dan minyak kelapa murni (virgin coconut oil, vco), dan jenis sabun lainnya

    Bisa dibuat kerajinan tangan

    Sabun batang yang aromanya wangi, bisa diukir menjadi kerajinan tangan. Tentu anda tidak bisa membuat ukiran dari sabun cair. Inilah kelebih sabun yang berbentuk padat. Anda bisa membuat souvenir aneka bentuk dengan dicetak maupun diukir dari sabun batangan. Pelajari cara membuat kerajinan dari sabun batang.

    kerajinan dari sabun batang

    Contoh kerajinan dari sabun batang bentuk bunga mawar

    Harga lebih murah

    Beberapa orang mengatakan bahwa sabun batang lebih murah dibandingkan sabun cair. Perbandingannya adalah harga jual per pcs (unit). Anda bisa membeli sabun batang dengan harga Rp. 3000, tetapi harus mengeluarkan rupiah lebih dari 10.000 untuk membeli sabun cair dalam kemasan botol (atau isi ulang sabun)

    Proses pembuatan lebih mudah

    Dikatakan lebih mudah karena tingkat kegagalan pembuatan sabun batang lebih kecil jika dibandingkan dengan membuat sabun cair. Untuk lebih praktisnya, bandingkan saja,  sama-sama pemula dalam membuat kedua jenis sabun ini.

    Lebih praktis dibawa

    Bentuknya yang kompak menjadikan sabun batang mudah dibawa kemana saja. Simpel. Sabun cukup dikantongin aja.

    kelebihan dan kekurangan sabun batang

    Gambar ilustrasi kelebihan dan kekurangan sabun batang

    Kekurangan Sabun Batang

    Kurang higienis untuk pemakaian bersama

    Perpindahan sabun dari pengguna yang berbeda bisa memungkinkan perpindahan kuman dan kotoran yang menempel di sabun batang. Kejadian ini tidak terjadi pada sabun cair. Oleh karena itu, pada area publik seperti rumah sakit, rumah makan, toilet umum, dll disediakan sabun cair untuk membersihkan tangan.

    Wangi sabun batang cepat pudar

    Mungkin anda memutuskan membeli sabun karena wanginya. Pada saat membeli di toko anda mencium aroma sabun dan anda membelinya. Tetapi, tak berselang lama, wangi tersebut cepat menghilang saat anda letakkan di kamar mandi rumah anda. Hal itu wajar kok.

    Persiapan Membuat Sabun Mandi Batangan

    Sebelum anda menerapkan prosedur (tutorial) Cara Membuat Sabun Batang Transparan, ada baiknya anda belajar ilmu dan pengetahuan dasar tentang reaksi kimia, terutama reaksi saponifikasi atau penyabunan. Dengan bekal ilmu yang cukup anda tidak akan parnoan saat mempraktekkan tutorial pembuatan sabun. Apa saja yang anda perlu persiapkan sebelum membuat sabun? Cekidot.

    persiapan membuat sabun batang

    Gambar ilustrasi persiapan membuat sabun batang

    Baca buku/ebook tentang sabun

    Saat ini adalah era teknologi. Orang menyebutnya dunia dalam gengaman. Anda bisa berselencar di internet melalui smartphone anda untuk mencari informasi tentang sabun.

    Terkadang, para blogger juga menuliskan pengalamannya dalam membuat sabun dalam bentuk makalah atau artikel biasa. Baca saja satu per satu. Beberapa hal yang perlu pelajari adalah pengertian sabun, sejarah sabun, bahan dasar pembuatan sabun, jenis jenis sabun, karakteristik sabun cair dan batang, dan reaksi yang terlibat dalam pembuatan sabun. Dengan demikian, anda akan mengerti reaksi antara air dan NaOH bersifat eksotermis (menghasilkan panas) sehingga anda tidak panik dengan fenomena tersebut.

    Catat hal penting dalam pembuatan sabun [resep sabun]

    Salah satu keajaiban teknologi yang dapat dimanfaatkan adalah mesin pencari (search engine) seperti Google. Dengan bantuan Google, anda bisa mendapatkan ebook sabun transparan yang di dalamnya berisi resep dan formula sabun transparan. Setelah anda mendapatkan ebook tersebut, baca dan catat hal penting.

    Usahakan untuk mengikuti resep (formula) sabun semirip mungkin. Dengan teknik duplikasi seperti ini, bisa meminimalisir resiko kegagalan dalam pembuatan sabun yang pertama kali. Ketika anda berhasil membuat sabun pertama kali, umumnya anda akan merasa puas. Dengan bekal tersebut, lanjutkan bereksperimen dengan formula yang berbeda.

    Pada akhirnya anda bisa menjual sabun transparan sebagai souvenir unik dan eksklusif. Anda pun bisa berbagi kepada orang lain tentang cara bikin/buat sabun muka, sabun mandi cair, sabun cuci piring jeruk nipis, sabun batang/padat, sabun kunyit, sabun cleaner sepatu, sabun pepaya dan sabun gliserin.

    Simak video cara membuat sabun via Youtube

    Para vlogger juga mengupload pengalamannya membuat sabun di Youtube. Anda bisa melihat tayangan video yang mereka upload.

    Dengan melihat tayangan audiovisual, anda akan lebih mudah memahami proses yang terjadi dalam pembuatan sabun. Peralatan, proses prosedur dan karakteristik sabun jadi pun juga terlihat lebih jelas. Contohnya anda dapat melihat video pembuatan sabun berikut ini.

    Siapkan mental dan kreatifitas

    Kreatifitas dan keberanian untuk mencoba menentukan keberhasilan pembuatan sabun. Mental juara, demikian orang menyebutnya. Bukankah, gagal itu kesukesan yang tertunda?

    Siapkan alat dan bahan pembuatan sabun

    Setelah anda membaca buku dan melihat tayangan video, selanjutnya anda perlu menyiapkan alat dan bahan dalam pembuatan sabun. Pilihlah tutorial pembuatan sabun yang sederhana dan mudah diikuti. Berikut kami tuliskan cara membuat sabun transparan yang dikutip dari irma teknik kimia.

    alat untuk membuat sabun

    Gambar ilustrasi alat untuk membuat sabun

    Bahan baku dalam pembuatan sabun batang

    Minyak (VCO, Minyak Sawit, Minyak Jarak, dll)

    Perlu anda ketahui bahwa, bahan dasar alami dalam pembuatan sabun adalah minyak/lemak. Jika anda membuat sabun untuk umat muslim, kami rekomendasikan untuk menggunakan minyak yang halal (haram). Jangan gunakan lemak babi.

    Alkali (lye)

    Bahan-bahan untuk membuat sabun cair maupun sabun batang pada dasarnya sama. Yang membedakan adalah soda api (alkali) yang digunakan. KOH (potassium hidroksida) digunakan untuk membuat sabun cair. NaOH (Sodium Hidroksida) digunakan untuk membuat sabun batang.

    bahan untuk membuat sabun batang

    Gambar ilustrasi bahan untuk membuat sabun batang

    Step by Step Cara Membuat Sabun Mandi Batang yg Transparan

    Setelah anda menyiapkan bahan pembuat sabun (resep pembuatan sabun), ikuti panduan berikut untuk membuat sabun batang transparan. Cara bikin sabun dibuat dalam bentuk langkah-langkah atau tahapan yang disertai gambar untuk memudahkan anda.

    Buat larutan NaOH

    Tuang NaOH ke dalam air suling untuk membuat larutan Alkali. Hasil pencampuran bahan ini akan menimbulkan panas karena sifat reaksinya eksoterm. Oleh karena itu, gunakan sarung tangan tebal untuk melindungi tangan anda dari panas yang berlebihan.

    Campurkan minyak dan larutan NaOH

    Campur minyak kelapa sawit, minyak kelapa, dan minyak jarak kemudian panaskan diatas suhu 50 derajat Celcius. Reaksi yang terjadi antara larutan alkali dengan minyak disebut dengan reaksi penyabunan (saponifikasi).

    Proses saponifikasi ini akan mengubah bentuk cair minyak menjadi bentuk pasta yang lebih kental. Umumnya akan dihasilkan warna krem, sesuai dengan warna minyak yang digunakan. Reaktor (berbentuk tangki dengan volume tertentu) untuk saponifikasi digunakan dalam proses pembuatan sabun di pabrik produsen sabun.

    reaksi saponifikasi pada pembuatan sabun batang

    Kontrol suhu reaksi saponifikasi

    Bila suhu larutan Alkali pada langkah pertama telah turun hingga 50 derajat Celcius maka campurkan dengan campuran minyak yang telah didihkan. Perlu diperhatikan bahwa suhu antara larutan alkali dan suhu minyak, sebaiknya sama pada saat dicampurkan. Jika suhu kedua campuran berbeda, maka kesetimbangan reaksi akan lebih lama dan bisa menyebabkan kegagalam dalam proses penyabunan.

    Trace, akhir reaksi penyabunan

    Lakukan pemanasan sabun hingga mencapai akhir proses saponifikasi yang dicirikan dengan terbentuknya trace. Trace adalah terbentuknya gliserin alami hasil reaksi saponifikasi yang diindikasikan dengan terbentuknya lapisan bening di bagian atas sediaan sabun. Pada langkah ini akan terbentuk fase gel yang tepat untuk dilakukan pengujian pH (~ 2-3 jam).

    Cek pH sabun, jika telah sesuai (mendekati netral), tambahkan campuran gliserin dan alkohol ke panci pembuatan sabun. Tuang secara perlahan-lahan dan pastikan pemanasan sabun ini jangan sampai terlalu panas agar alkohol tidak mudah menguap.

    Bahan dan Cara Membuat Sabun Mandi Transparan | Jasa Sedot WC Jakarta _ Jabodetabek

    Jangan biarkan alkohol menguap

    Biarkan campuran sabun ini sekitar 30 menit hingga suhunya mencapai 30 derajat Celcius. Jangan lupa untuk menutup wadah tersebut dalam keadaan kedap udara agar alkohol tidak akan menguap.

    Buat larutan gula

    Sambil menunggu campuran sabun di langkah 5, siapkan larutan gula Anda (saya sangat menyarankan untuk mempersiapkan dua kali lipat dari jumlah yang dibutuhkan). Anda akan membutuhkannya nanti untuk penyesuaian transparansi jika tidak bekerja pada percobaan pertama:

    1. Timbang air suling dan tambahkan gula (perbandingan gula: air = 2:1)
    2. Didihkan dan segera mematikan, air tidak harus menguap dan sisanya dari gula akan larut dalam air panas.

    Tambahkan Larutan Gula

    Bahan & Cara Membuat Sabun Mandi Transparan | Jasa Sedot WC Jakarta _ Jabodetabek

    Setelah 30 menit tambahkan larutan gula ke larutan sabun dan aduk rata.

    Uji kebeningan/transparansi sabun

    Bahan & Cara Membuat Sabun Mandi Transparan | Jasa Sedot WC Jakarta _ Jabodetabek

    Test untuk transparansi sabun menggunakan gelas beku dari freezer dan balik gelas ini. Tuangkan sekitar satu sendok makan sabun di bagian bawah. Larutan sabun panas selalu transparan, sehingga cara untuk menilai sabun telah transparan atau belum dengan mendinginkan sabun transparan ini diatas gelas beku, sehingga proses pendinginan sabun akan cepat.

    Adjustment untuk mendapatkan bening sempurna

    Jika test transparan sabun ini tidak sesuai yang diharapkan di mana sabun blur / buram, tambahkan larutan gula. Catatan, ulangi maksimal dua kali, dan jangan menambahkan pelarut terlalu banyak, karena bisa menyebabkan berkeringat dan sebaliknya. Jika sabun masih buram, beralih dengan menambahkan alkohol atau gliserin. Lakukan adjusment berulang-ulang hingga diperoleh sabun mencapai transparansi yang diinginkan.

    Tambahkan pewarna dan pewangi (fragrance)

    Bahan & Cara Membuat Sabun Mandi Transparan | Jasa Sedot WC Jakarta _ Jabodetabek

    Bila Anda telah puas dengan larutan sabun transparan yang dihasilkan, tambahkan pewarna dan aroma/fragrance. Perhatian, warna dapat mempengaruhi transparansi sabun. Kabar baiknya adalah bahwa Anda dapat menggunakan pewarna makanan.

    Cetak sabun

    Bahan & Cara Membuat Sabun Mandi Transparan | Jasa Sedot WC Jakarta _ Jabodetabek

    Tuangkan sabun mandi transparan ke dalam cetakan. Ketika menuangkan, gelembung kecil akan muncul, hilangkan gelembung ini. Masukkan cetakan ke dalam lemari es.

    Ageing (Pemeraman sabun)

    Setelah 1 hingga 2 jam, keluarkan cetakan dari lemari es dan simpan selama 4 minggu, setelah itu anda dapat menggunakannya sebagai sabun mandi.

    Membuat sabun mandi transparan sedikit lebih sulit dari pada membuat sabun mandi biasa, bila salah sedikit sabun mandi yang dihasilkan tidak akan transparan malah akan blur jadi perhatikan baik – baik bahan dan cara membuat sabun mandi transparan ini.

    Pemasaran dan Penjualan Sabun

    Anda dapat menjual sabun yang telah anda buat secara online dan offline. Secara offline, anda dapat memasarkan sabun dengan membuka toko atau menawarkan produk anda ke toko-toko kecantikan, salon dan apotik. Jika anda membuat sabun unik untuk souvenir, anda dapat menawarkan produk sabun sebagai souvenir pernikahan.

    Jika anda tertarik untuk menggunakan jasa maklon (pembuatan) sabun kecantikan murah dari pabrik/perusahaan jasa maklon, silakan call kontak adev natural untuk informasi biaya dan harga jasa maklon kosmetik (sabun herbal) terupdate dari PT. ADEV Natural Indonesia.

    Terima kasih telah membaca postingan kami Cara Membuat Sabun Batang Transparan Herbal Aroma Terapi Sendiri di Rumah untuk Souvenir (Gift) dan Kecantikan. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Jika anda memerlukan maklon produk sabun transparan, atau ke link maklon sabun dan silakan menghubungi kami.

  • Pembuatan Sabun: Alat, Bahan, Metode/Cara dan Proses Saponifikasi Sabun

    Pembuatan Sabun: Alat, Bahan, Metode/Cara dan Proses Saponifikasi Sabun

    Pembuatan sabun lengkap meliputi alat, bahan, metode cara pembuatan sabun dan proses reaksi saponifikasi yg jadi dasar teori pembuatan sabun cair & sabun batang dibahas tuntas dalam artikel ini.

    Tulisan ini cocok bagi anda yang:

    1. sedang belajar membuat sabun karena tugas dari guru/dosen (laporan praktikum, makalah),
    2. melakukan penelitian/eksperimen dan review jurnal untuk mengerjakan tugas akhir (karya ilmiah), atau
    3. menekuni bisnis pembuatan sabun (sabun mandi, sabun zaitun, sabun herbal, dll)

    Jika anda tertarik untuk menggunakan jasa maklon atau pembuatan sabun kecantikan murah dari pabrik/perusahaan jasa maklon, maka silakan call kontak adev natural untuk informasi biaya dan harga jasa maklon kosmetik (sabun herbal) terupdate dari PT. ADEV Natural Indonesia. Perusahaan sabun di Bogor ini siap memproduksi sabun dengan merek anda sendiri. Beberapa jenis sabun yang telah diproduks adalah sabun herbal, sabun hotel, sabun transparan (bening), sabun cair dan jenis-jenis sabun lainnya.

    Rincian pembahasan dalam artikel ini adalah sebagai berikut:

    Sejarah Sabun secara singkat

    Sejarah sabun dimulai sejak 2800 sebelum masehi (SM). Pembuatan sabun bermula dari Bangsa Babilonia yang mulai membuat sabun sejak 2800 SM. Mereka memanaskan campuran lemak hewan dengan soda api. Pada awal masehi hingga abad 15 Masehi yang merupakan puncak keemasan Islam, teknologi sabun berkembang lebih modern.

    Monopoli perdagangan sabun di Eropa pada abad 16 dan 17 di Eropa membuat pemakaian sabun menjadi terbatas. Sabun banyak digunakan dalam bidang pengobatan. Kemudian pada abad 18 terjadi penemuan proses pembuatan sabun yang murah oleh LeBlanc. Menjelang abad 19 penggunaan sabun meluas karena penggunaan mesin sabun yang mampu memproduksi sabun secara masal.

    sejarah pembuatan sabun

    Di jaman penjajahan Belanda, orang tua telah menggunakan lerak untuk membuat sabun. Sabun tersebut digunakan untuk mencuci dan mandi.

    Dalam perkembangannya, sabun bertambah fungsinya. Fungsi dasar sabun yang awalnya hanya untuk membersihkan badan, kini bergeser menjadi produk yg nilainya lebih dari sekedar pembersih kotoran badan. Salah satunya adalah jenis sabun kecantikan.

    Fungsi sabun

    Sabun adalah kelengkapan mandi yang utama. Oleh karena itu, jika disurvei maka hampir setiap kamar mandi warga bisa dipastikan akan dijumpai sabun mandi. Baik itu bentuknya cair maupun batangan.

    Struktur molekul sabun

    Fungsi sabun mandi adalah membersihkan kotoran dan kuman yang menempel di kulit. Kemampuan sabun dalam mengangkat dan mengikat kotoran (berupa debu dan lemak) itu disebabkan oleh struktur molekulnya yang unik. Setiap molekul sabun tersusun atas komponen polar dan non polar. Komponen polar bersifat hidrofilik (suka air) dan komponen non polar bersifat hidrofobik (benci air).

    struktur molekul sabun

    Mekanisme sabun membersihkan kotoran

    Sabun merupakan bahan pembersih yang tersusun atas komponen utama (bahan dasar) berupa minyak dan larutan alkali (air plus alkali). Bisa dikatakan bahwa sabun adalah campuran antara minyak-air (hidrofobik-hidrofilik) yang stabil. Lalu bagaimana mekanisme sabun dalam membersihkan kotoran?

    Cara kerja sabun dalam membersihkan kotoran tergolong unik. Kotoran yang umumnya berupa partikel lemak, keringat, dan debu yang menempel di permukaan kulit akan terikat pada bagian hidrofobik dan akan terbilas pada saat disiram dengan air.

    mekanisme sabun membersihkan kotoran

    Manfaat sabun batang untuk kerajinan

    Cek juga cara membuat kerajinan dari sabun berbentuk ikan dan bunga. Bentuk tersebut dapat anda modifikasi hiasan menjadi bentuk boneka atau cupcake. Cocok untuk prakarya siswa yang kreatif.

    Dasar Teori Pembuatan Sabun

    Reaksi saponifikasi

    Sejatinya sabun adalah garam yang merupakan hasil reaksi saponifikasi antara asam lemak dengan alkali/basa. Reaksi asam dan basa disebut juga dengan penetralan, sedangkan nilai pH nya bergantung pada jenis asam atau basa yang digunakan dalam reaksi (wikipedia):

    • Jika asam atau basa bersifat sama lemah atau sama kuat maka garam yang dihasilkan akan ber pH netral (sekitar 7).
    • Jika asam kuat dan basa lemah yang digunakan maka garam yang dihasilkan akan memiliki pH di bawah tujuh (cenderung asam)
    • Jika asam lemah dan basa kuat yang digunakan, maka akan dihasilkan garam yang memiliki nilai pH di atas 7 (cenderung basa)

    reaksi penyabunan atau reaksi saponifikasi

    Gambar ilustrasi reaksi saponifikasi

    Asam lemak

    Dalam kasus pembuatan sabun, jenis asam yang digunakan adalah asam lemak, baik hewani maupun nabati. Asam lemak tersebut umumnya dikategorikan sebagai asam yang bersifat lemah. Anda dapat menjumpai asam lemak tersebut dalam minyak goreng (frying oil), minyak kelapa (coconut oil), minyak sawit (palm oil), minyak jarak (ricinnus oil), lemak sapi, lemak babi (haram bagi umat Islam), dll. Minyak merupakan bahan alami dalam pembuatan sabun.

    Alkali

    Untuk basa/alkali yang digunakan dalam pembuatan sabun adalah bahan kimia berupa NaOH (Natrium atau Sodium hidroksida) atau KOH (Potassium or Kalium Hidroksida) yang bersifat kuat (pH nya diatas 10). Bahan kimia ini bersifat higroskopis (mudah menyerap air dan korosif (menyebabkan karat). Oleh karenanya perlu berhati-hati menggunakan bahan kimia ini.

    KOH dan NaOH

    Sabun hasil reaksi antara asam lemak dengan NaOH dan KOH berbeda. Jika menggunakan NaOH akan dihasilkan sabun yang teksturnya keras, lazim dikenal dengan sebutan sabun padat atau sabun batang. Jika menggunakan KOH akan dihasilkan sabun cair/krim, tergantung tingkat pengenceran yang digunakan.

    bahan pembuatan sabun batang berupa NaOH (Sodium Hidroksida)

    Teknik/Metode Pembuatan Sabun

    Ada 3 teknik/metode pembuatan sabun yang umumnya dikenal, yaitu:

    Proses dingin (Cold Process)

    Metode pembuatan sabun ini tidak memerlukan tambahan panas dari luar reaktor seperti dari kompor. Bahkan terkadang suhu tinggi dihindari dalam reaksi saponifikasi. Caranya dengan dengan menggunakan reaktor dngin (dibalut dengan es). Proses dingin digunakan dalam proses pembuatan sabun susu.

    Proses panas (Hot Process)

    Penambahan panas dari luar reaktor dilakukan dalam proses ini. Terutama, jika menggunakan bahan yang memerlukan suhu dalam pelelehan dan penyempurnaan reaksi seperti asam stearat.

    Lelehkan dan tuang (Melt and Pour)

    Metode termurah dalam pembuatan sabun. Sabun setengah jadi dilelehkan, tambahkan pewarna atau pewangi, dan cetak. Jadilah sabun.

    Setelah mengetahui beberapa teknik dan metode pembuatan sabun, selanjutnya kita perlu menyiapkan peralatan dan bahan yang diperlukan. Beberapa diantaranya adalah peralatan keselamatan, peralatan produksi dan bahan untuk produksi sabun.

    Metode dan Cara Pembuatan Sabun

    Gambar ilustrasi Metode dan Cara Pembuatan Sabun

    Kelengkapan Keselamatan dalam Pembuatan Sabun (Safety Gear)

    • Pelindung mata
    • Sarung tangan
    • Baju kerja lengan panjang
    • Penutup rambut, bagi wanita

    Alat dan bahan pembuatan sabun

    Bagi anda yang kreatif ingin membuat sabun sendiri dirumah, disini saya akan memberikan daftar beberapa alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun transparan. Pada prinsipnya pembuatan sabun lainnya seperti sabun cair, sabun colek, sabun beras, sabun cuci piring, sabun transparan dan sabun herbal adalah sama, terdiri dari bahan baku dan bahan tambahan. Setiap bahan dalam pembuatan sabun memiliki fungsi tertentu.

    Alat pembuatan sabun

    • Timbangan/Neraca
    • Panci/reaktor
    • Gelas transparan
    • Pengaduk/mixer
    • Spatula
    • Cetakan

    alat untuk membuat sabun

    Bahan Membuat Sabun Transparan

    Bahan dasar/baku pembuatan sabun

    • Larutan NaOH ( NaOH dan air suling)
    • Minyak kelapa, minyak jarak, serta minyak sawit/minyak goreng

    Anda dapat memodifikasi jenis minyak, apakah menggunakan satu jenis minyak ataupun kombinasi beberapa jenis minyak. Hal tersebut bergantung pada spesifikasi sabun yang diinginkan dan budget anda dalam membuat sabun.

    Bahan tambahan pembuatan sabun

    • Alcohol
    • Larutan Gula, pewarna makanan, pengharum/fragrance,
    • pengatur pH
    • Indikator pH (universal indicator atau indikator phenolphtalein)

    Serupa dengan bahan utama, anda pun juga dapat memodifikasi jenis dan jumlah bahan herbal dalam resep sabun anda. Anda dapat menambahkan lidah buaya organik, minyak zaitun, gliserin, rumbut laut, vitamin C dan sereh wangi. Sabun transparan cocok diproduksi untuk industri rumahan.

    Alat dan Bahan Pembuatan Sabun

    Formula atau resep pembuatan sabun

    formula sabun transparan

    formula sabun cair

    Cara pembuatan sabun yang dilengkapi dengan diagam alir

    • Tuangkan atau masukkan larutan NaOH ke dalam air yang sudah di suling.
    • Campurkan minyak kelapa, minyak kelapa sawit serta minyak jarak selanjutnya panaskan pada suhu di atas 50 drajat celcius.
    • Setelah larutan alkali turun hingga 50 drajat celcius selanjutnya campurkan minyak yang sudah didihkan tadi.
    • Panaskan sabun sampai proses akhir sponisasi. Setelah itu cek PH – nya. Jika sudah sesuai selanjutnya campurkan gliserin serta alcohol kedalam panci.
    • Diamkan campuran ini hingga 30 menit, sampai suhu pada sabun turun hingga 30 drajat celcius. Jangan lupa pada proses ini tutup wadah jangan sampai terbuka, hal ini bertujuan agar alcohol pada larutan ini tidak menguap.
    • Siapkan larutan gula. Saya sarankan agar anda menyiapkan larutan gula sebanyak 2, karena nantinya pasti akan dibutuhkan untuk penyesuaian transparansi.
    • Setelah itu campurkan larutan gula kedalam sabun dan aduk hingga merata.
    • Test transparasi sabun dengan menggunakan gelas.
    • Apabila sabun masih terlihat buram atau kurang transparan maka tambahkan lagi larutan gulanya.
    • Setelah proses transparasi dirasa cukup, hal selanjutnya adalah tambahkan aroma pewangi serta pewarna makanan kedalam adonan sabun
    • Kemudian tuangkan adonan sabun ke dalam cetakan yang sudah disiapkan, jangan sampai ada gelembung yang muncul. Setelah itu masukkan cetakan kedalam lemari es hingga 2 jam.
    • Setelah 2 jam keluarkan cetakkan dari lemari es, selanjutnya diamkan sabun selama 1 minggu. Setelah itu baru bisa dipakai untuk mandi.

    Baca juga tahapan cara membuat sabun yang disertai gambar atau diagram alir. Berikut adalah contoh gambar diagram alir pembuatan sabun.

    diagram alir pembuatan sabun

    Gambar . Diagram alir pembuatan sabun

    Proses dan Reaksi Kimia dalam Pembuatan Sabun

    Rumus reaksi saponifikasi

    Kata saponifikasi atau saponify memiliki makna membuat sabun yang diambil dari bahasa Latin yaitu sapon yang diartikan sabun dan digabungkan dengan akhiran –fy adalah akhiran dalam bahasa Inggris yang berarti membuat. Berikut adalah ilustrasi pembuatan sabun dalam bentuk gambar.

    Pembuatan Sabun: Bahan, Cara dan Proses Saponifikasi

    Gambar. Ilustrasi/diagram reaksi saponifikasi

    Gliserol dan sabun adalah hasil reaksi sapoifikasi

    Reaksi saponifikasi antara trigliserida dan basa kuat menghasilkan produk berupa sabun dan gliserol. Proses saponifikasi dalam pembuatan sabun melibatkan lemak hewan (tallow) atau minyak. Minyak tersusun atas asam lemak (fatty acid) yang terdiri dari rantai hidrokarbon panjang (C-12 sampai C18) yang berikatan membentuk gugus karboksil. Asam lemak rantai pendek jarang digunakan karena menghasilkan sedikit busa. Reaksi saponifikasi tidak lain adalah hidrolisis basa suatu ester dengan alkali (NaOH, KOH).

    Sabun Madu

    Hasil Samping dalam Pembuatan Sabun

    Gliserin

    Selain garam berupa sabun, dalam reaksi saponifikasi juga dihasilkan gliserin. Dalam industri pembuatan sabun skala besar, gliserin yang berlebih umumnya dipisahkan dari sabun karena gliserin memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

    Hasil Sampling Pembuatan Sabun

    Fungsi gliserin

    Sebagai humektan atau pelembab, gliserin banyak digunakan pada produk kecantikan lainnya seperti moisturizer, cream, dan lotion. Gliserin akan mempertahankan air terikat pada kulit dan tidak mudah menguap karena cuaca panas.

    Jika anda tertarik untuk menggunakan jasa maklon atau pembuatan sabun kecantikan murah dari pabrik/perusahaan jasa maklon, maka silakan call kontak adev natural untuk informasi biaya dan harga jasa maklon kosmetik (sabun herbal) terupdate dari PT. ADEV Natural Indonesia. Perusahaan sabun di Bogor ini siap memproduksi sabun dengan merek anda sendiri. Beberapa jenis sabun yang telah diproduks adalah sabun herbal, sabun hotel, sabun transparan (bening), sabun cair dan jenis-jenis sabun lainnya.

    Nah itulah tadi ulasan mengenai alat, bahan serta cara membuat sabun transparan sendiri dirumah, cukup mudah bukan. Semoga dengan artikel saya ini bisa memberi manfaat serta menambah pengalaman anda. Selamat mencoba !!

  • Sejarah Sabun dan Penemu Teknologi Pembuatan Sabun Lengkap

    Sejarah Sabun dan Penemu Teknologi Pembuatan Sabun Lengkap

    Sejarah sabun dimulai sejak bahan dasar pembuatan sabun ditemukan. Kapan sabun ditemukan pertama kali, perkembangan cara pembuatan sabun, jenis jenis sabun dan karakteristik sabun itu berbeda menurut pendapat para ahli sejarah. Sejarah sabun mandi transparan untuk bayi seperti sabun lux dettol dapat dimengerti dari catatan sejarah pembuatan sabun dalam bentuk manuskrip peneliti

    Dalam artikel ini, anda akan mempelajari sejarah sabun (tidak hanya sabun transparan) di Eropa dan Amerika, tahun perkembangan teknologi sabun, jenis jenis sabun dan karakteristik sabun.

    Di bagian artikel lain, kami telah menjelaskan cara membuat dan pembuatan sabun, baik itu cara membuat sabun cair maupun cara membuat sabun batangan. Silakan anda baca jika perlu.

    Bukti sejarah sabun sebelum masehi

    sejarah pembuatan sabun

    Gambar ilustrasi sejarah pembuatan sabun

    Tahun 2800 SM

    Sebuah benda mirip sabun yang diperkirakan peninggalan tahun 2800 SM (sebelum masehi) ditemukan para peneliti pada saat melakukan ekskavasi Babilon Kuno. Para ahli memperkirakan sabun pertama kali dibuat oleh bangsa Babilonia, Mesopotamia, Mesir, Yunani dan Romawi. Meskipun terdapat perbedaan pendapat siapa penemu pertama kalinya tetapi pendapat umum mengatakan bahwa bangsa yang ahli membuat sabun adalah Babilonia. Sabun ditemukan secara tidak sengaja dengan cara mencampurkan lemak/minyak dan abu soda.

    Pada masa awalnya, sabun digunakan untuk mencuci peralatan masak dan benda lain. Sabun belum digunakan untuk mandi. Data penelitian menunjukkan bahwa sabun telah digunakan lebih dari 5000 tahun di industri manufaktur tekstil untuk mencuci wool dan katun dan dunia medis (kesehatan).

    Tahun 1550 SM

    Bangsa Mesir telah membuat sabun dengan mencampurkan minyak (nabati) dan lemak (hewani) dengan alkali untuk menghasilkan senyawa mirip sabun. Hal tersebut tercatat dalam papirus Eber.

    Tahun 600 SM

    Menurut Pliny the Elder, orang-orang Fenisia (Phoenician) menggunakan lemak (tallow) kambing dan abu soda untuk membuat sabun pada tahun 600 SM.

    Sejarah Sabun Mandi Transparan

    Penjelasan sejarah pembuatan sabun di atas diperoleh dari soaphistory.net.

    Sejarah sabun pada awal masehi

    Sejarah sabun pada 0-6 Masehi

    Bangsa Romawi kuno membuat sabun pada awal-awal abad masehi. Mereka membuat sabun cari urine (air seni). Selanjutnya sabun dikenal luas pada masa Kekaisaran Romawi

    Bangsa Celtic membuat sabun dari lemak hewan dan abu (plant ashes). Mereka menamakan produknya ‘SAIPO‘. Dari kata saipo inilah kata soap (sabun) berasal.

    Sejarah sabun pada masa Islam (sekitar abad 7 Masehi)

    Dari catatan sejarah diketahui bahwa pembuatan sabun secara modern telah dimulai pada zaman pertengahan, sekitar abad ke 7 M. Pada abad ini adalah awal-awal kejayaan Islam yang disebarkan oleh Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Pada masa ini, Eropa masih diliputi masa kegelapan.

    Al-Razi yang merupakan sarjana kimia Muslim asal Persia berhasil menciptakan racikan/formula sabun. Sejarah ini jarang diketahui oleh orang Islam. Ahmad Y al-Hassan dalam bukunya Technology Transfer in the Chemical Industries menjelaskan bahwa sabun modern adalah warisan Islam. Berawal dari penemuan formula sabun tersebut, kemudian bermunculan pengusaha-pengusaha di beberapa kota Islam seperti Nablus (Palestina), Kufah (Irak), dan Basrah (Irak).

    Minyak zaitun dan minyak aroma (essential oil) menjadi bahan baku pembuatan sabun pada masa itu. Pada masa kekhalifahan kedua bahan tersebut pertama kali diproduksi oleh kimiawan Muslim. Bahkan, formula utama pembuatan sabun tak pernah berubah, tetapi beberapa komponen dasar digantikan oleh bahan kimia sintetis.

    Sabun pada abad 8-15 Masehi

    Sabun yang dibuat umat Muslim pada zaman keemasan tesebut sudah menggunakan pewarna dan pewangi. Selain itu, dikenal pula jenis sabun cair dan sabun batangan. Pada masa itu sudah tercipta sabun khusus untuk mencukur kumis dan janggut. Harga sabun pada 981 M berkisar tiga dirham (koin perak) atau setara 0,3 dinar (koin emas).

    Resep pembuatan sabun di dunia Islam juga telah ditulis seorang dokter terkemuka dari Andalusia, Spanyol Islam, Abu al-Qasim al-Zahrawi alias Abulcassis (936-1013 M). Ahli kosmetik ini memaparkan tata cara membuat sabun dalam kitabnya yang monumental al-Tasreef.

    Al-Tasreef merupakan ensiklopedia kedokteran yang terdiri atas 30 volume. Kitab itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan digunakan sebagai buku referensi utama di sejumlah universitas Eropa terkemuka. Sang dokter memaparkan resep-resep pembuatan beragam alat kosmetik pada volume ke-19 dalam kitab al-Tasreef.

    Selain itu, resep pembuatan sabun yang lengkap tercatat dalam sebuah risalah bertarikh abad ke-13 M. Manuskrip itu memaparkan secara jelas dan detail tata cara pembuatan sabun. Fakta ini sekaligus menunjukkan betapa dunia Islam telah jauh lebih maju dibandingkan peradaban Barat. Padahal, masyarakat Barat, khususnya Eropa, diperkirakan baru mengenal pembuatan sabun pada abad ke-16 M.

    Sebuah sangkalan ilmiah datang dari Sherwood Taylor (1957) dalam bukunya berjudul A History of Industrial Chemistry. Dia menyatakan, peradaban Barat baru menguasai pembuatan sabun pada abad ke-18 M. RJ Forbes (1965) dalam bukunya Studies in Ancient Technology menyatakan bahwa jika campuran yang mengandung sabun telah digunakan di pusat peradaban Mesopotamia. Tapi, bentuknya belum sempurna, hanya terdiri atas bahan detergen. Penemuan sabun yang tergolong modern memang baru diciptakan pada masa kejayaan Islam.

    Penjelasan di atas dikutip dari Republika.

    Sejarah Pabrikasi Sabun pada Abad 16 Masehi

    Monopoli produksi dan perdagangan sabun oleh raja James I

    Sejarah mencatat bahwa negara Italia, Spanyol dan Perancis merupakan pusat pabrik pembuatan sabun yang pertama di Eropa.  Pada tahun 1622 perkembangan bisnis sabun sangatlah baik. Saat itu sabun diperdagangkan dalam bentuk monopoli. Adalah raja James I yang memberikan legitimasi pasar monopoli kepada para pembuat sabun sehingga bernilai $100.000 per tahun.

    Pembuatan sabun berkembang dari Eropa dan menyebar ke Amerika. Sejarah sabun di benua Amerika dimulai pada tahun 1608. Awal mulanya adalah pembuat sabun datang ke Amerika dengan menumpang kapal Inggris yang kedua di Jamestown, VA. Pembuatan sabun di Amerika agak tersendat karena sangat bergantung kepada persediaan lemak yang ada.

    teknologi pembuatan sabun

    Gambar ilustrasi teknologi pembuatan sabun di pabrik PT. ADEV Natural Indonesia

    Nicholas LeBlanc menemukan produksi sabun murah

    Pada tahun 1791 Nicholas LeBlanc, ahli kimia berkebangsaan Perancis, mematenkan proses pembuatan sabun, yaitu sabun soda api atau sodium karbonat yang dibuat dari garam biasa. Maka pada abad ke 18 tersebutlah pembuatan sabun secara masal dimulai. Dengan teknologi pembuatan sabun secara massal, maka harga sabun menjadi jauh berkurang dan monopoli mulai tergusur.

    Soda api merupakan bahan kimia yg berbentuk alkali (basa). Sabun diperoleh dengan cara mencampurkan soda api dengan lemak. Proses tersebut disebut dengan proses Leblanc , seperti nama penemunya. Proses LeBlanc ini mampu menghasilkan sabun berkualitas baik dan murah sehingga diproduksi dalam jumlah besar.

    Pada abad ke 19 (1800 an), sabun merupakan komoditas dengan pajak tertinggi sehingga sabun menjadi barang mewah di beberapa negara. Namun belakangan pajak dihapuskan dan sabun menjadi tersedia di pasaran dalam jumlah cukup untuk semua kalangan termasuk orang biasa. Penggunaan sabun juga semakin meluas karena standar kebersihan yang juga kian meningkat.

    Michel Eugene Chevreul

    Sejarah pembuatan sabun terus berkembang. Teknologi pembuatan sabun modern muncul pada tahun 1811 (20 tahun setelah LeBlanc). Ahli kimia dari Perancis, Michel Eugene Chevreul, menemukan proses pembuatan sabun yang merupakan kombinasi atau reaksi dari beberapa bahan kimia alami, lemak atau asam lemak dan gliserin.

    Ernest Solvay

    Ahli kimia dari Belgia, Ernest Solvay, juga ikut mewarnai perkembangan kemajuan teknologi pembuatan sabun mandi. Beliau membuat sabun dengan proses ammonia atau proses Solvay. Biaya produksi pembuatan sabun alkali dapat ditekan dengan proses Solvay, serta kuantitas dan kualitas soda abu yang dihasilkan dapat ditingkatkan.

    sejarah pabrikasi sabun

    Sejarah teknologi pembuatan sabun abad 20 M

    • pada tahun 1950 : ditemukan pencuci piring bubuk
    • pada tahun 1960 : ditemukan pencuci kotoran serta penghilang noda dengan bubuk enzim serta perendaman dengan zat enzim
    • pada tahun 1970 : ditemukan sabun untuk cuci cair untuk tangan (liquid hand soap), serta telah ditemukan juga produk yang multifungsi yakni detergen lengkap dengan pelembutnya.
    • Pada tahun 1980 : ditemukan pencuci baju dengan menggunakan konsentrat.
    • Pada tahun 1990 : ditemukan pencuci piring dengan gel, pelembut kain, detergen bubuk lengkap dengan cairan ultranya serta pencuci baju lengkap dengan refilnya.

    Sejarah pembuatan sabun bubuk (deterjen)

    Sabun batang yang digunakan untuk mandi dipandang tidak efisien jika digunakan untuk mencuci. Sehingga sabun pun berkembang dalam bentuk bubuk yang disebut dengan deterjen.

    Deterjen pertama kali digunakan untuk mencuci piring dan mencuci baju yang terbuat dari bahan yang lembut. Pada tahun 1946 ada terobosan pemikiran jika detergen dapat digunakan untuk mencuci baju dengan bahan yang umum (tidak hanya lembut).

    Di Amerika Serikat, pembuatan deterjen menggunakan bahan surfaktan (surface active agent) atau bahan aktif permukaan. Surfaktan dinilai lebih efektif digunakan sebagai bahan pembersih dibandingkan dengan sabun. Sejara mencatat bahwa pada tahun 1953, penjualan deterjen di negara Amerika Serikat meningkat bahkan melebihi penjualan sabun.

    Jenis-Jenis Sabun

    Jenis sabun terus berkembang seiring dengan berkembangnya sejarah manusia. Telah disebutkan di awal bahwa sabun telah mengalami metaformosis menjadi salah satu produk perawatan kulit (untuk kecantikan dan kesehatan).

    jenis jenis sabun batang

    Salah satu sabun yang berkembang adalah yaitu sabun transparan. Sabun ini memiliki ciri tembus pandang sehingga menarik dimata konsumennya. Prinsip dalam pembuatan sabun transparan itu sendiri adalah pencampuran dari massa sabun dengan etanol yang dipanaskan secara perlahan. Ke dalam sabun transparan dapat ditambahkan bahan lainnya yang mempunyai fungsi tertentu seperti pewarna dan pewangi. Berikut adalah beberapa jenis sabun:

    Sabun transparan

    Sabun transparan : sabun ini terkesan lebih elegan dan mewah jika dibandingkan dengan sabun padat lainnya. Sangat cocok digunakan untuk anda yang memiliki masalah jerawat.

    Sabun busa (foam)

    Sabun Foam : Jika anda suka berendam, anda dapat menggunakan sabun jenis ini. Busanya yang lembut akan membuat anda merasa nyaman saat berendam.

    sabun busa atau foam soap untuk bathub

    Sabun scrub

    Sabun Scrub : sabun ini mempunyai tekstur scrub yang sedikit kasar. Sabun ini mempunyai manfaat untuk membersihkan serta mengangkat sel kulit mati, sehingga wajah anda akan nampak semakin cerah. Jika tidak cocok dengan memakai sabun dapat membuat kulit muka menjadi kering.

    Sabun jerawat

    Sabun Acne atau sabun jerawat: sabun ini sangat cocok bagi anda yang sedang mengalami masalah jerawat. Karena sabun ini memang diformulisasikan secara khusus untuk membunuh sel jerawat yang membandel.

    sabun jerawat

    Gambar ilustrasi sabun jerawat

    Kesimpulan

    Sejarah sabun mandi transparan untuk bayi seperti sabun lux dapat dimengerti dari catatan sejarah pembuatan sabun dalam bentuk manuskrip atau catatan peneliti. Kala itu, pembuatan sabun merupakan keahlian yang umum di Eropa.

    Cara membuat sabun pada jaman itu adalah dengan cara menggunakan minyak nabati atau minyak hewani sebagai bahan utamanya. Selanjutnya ke dalam minyak tersebut ditambahkan pewangi.

    Perkembahgan selanjutnya dari sejarah sabun adalah jenis sabun tidak hanya difungsikan semata-mata untuk membersihkan badan, tetapi juga untuk kecantikan serta sabun bayi. Secara berangsur-angsur jenis sabun berkembang dari sabun dasar menjadi sabun yang beragam bentuk dan beragam pilihan.

    Saat ini sudah tersedia sabun yang khusus digunakan untuk mencuci rambut, mencukur dan sabun untuk kecantikan, seperti sabun madu transparan.

    Jika anda tertarik untuk menggunakan jasa maklon sabun herbal dari pabrik/perusahaan jasa maklon, silakan call kontak adev natural untuk informasi biaya dan harga jasa maklon kosmetik (sabun herbal, sabun batang, sabun cair) terupdate dari PT. ADEV Natural Indonesia.

    Itulah tadi sekilas cerita tentang sejarah sabun mandi, sabun bubuk atau deterjen, beberapa penemuan sabun dan jenis-jenis sabun. Semoga artikel tentang sabun ini memberikan manfaat buat anda.